Empat Jalur Lintas Selatan Ini Jadi Alternatif Saat Mudik Lebaran
SATELITPOST.COM | 27/05/2019 10:10
Empat Jalur Lintas Selatan Ini Jadi Alternatif Saat Mudik Lebaran
SEJUMLAH kendaraan pemudik melintasi jalur Ajibarang dengan kondisi ramai lancar, Minggu (10/6/2018).SATELITPOST/ANANG FIRMANSYAH

CILACAP, SATELITPOST-Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri diperkirakan mulai pada 30 Mei mendatang. Jalur lintas selatan menjadi satu jalur mudik, terutama jalur yang menghubungkan Jawa Barat sampai Jawa Tengah.

Salah satu kota yang dilewati di jalur selatan ini yakni wilayah Cilacap. Ada beberapa jalur alternatif mudik Lebaran disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mengurai kemacetan. Yakni Jalur Wanareja-Nyakra-Cigaru sepanjang 9,5 km, Madura Langensari Kecamatan Wanareja sepanjang 1,9 km Jalur Kroya-Nusawungu-Jetis sepanjang 12 km, dan Jalan Madukara-Karangkandri Kecamatan Kesugihan sepanjang 5,2 km.

BACA: 38 Puskesmas di Cilacap Standby 24 Jam

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cilacap A Ristiyanto menyampaikan empat ruas jalur ini menjadi jalur alternatif mudik Lebaran.

Kondisi jalan sendiri, untuk Jalan Madura-Langensari sepanjang 1,9 km kondisi saat ini rusak sedang, dan untuk Wanareja-Nyakra-Cigaru sepanjang 9,6 km dengan kondisi rusak ringan dan rusak sedang. Masyarakat harus mewaspadai adanya jalur rawan macet di sekitar Pasar Limbangan Wanareja, atau samping Tugu BRI.

Untuk ruas Jalan Madukara-Karangkandri, menghubungkan Kecamatan Jeruklegi dengan Kecamatan Kesugihan. Jalur ini memiliki kondisi baik dan dapat digunakan sebagai jalur alternatif dari Jakarta Bandung menuju ke Yogyakarta atau sebaliknya.

“Pemudik juga harus mewaspadai adanya titik rawan macet di jalur ini, yakni di Pasar Kuripan dan di perlintasan kereta api Karangkandri,” katanya.

Ruas Jalan Kroya-Nusawungu, memiliki empat ruas jalan. Yakni Jalan Kroya-Pucung Kidul sepanjang 2,5 km dengan kondisi jalan baik. Ruas Jalan Pucung Kidul-Danasri sepanjang 4 km dengaan kondisi jalan baik, ruas Danasri-Nusawungu sepanjang 4,4 km dengan rusak ringan, kemudian ruas Danasri-Kemranjen Banyumas sepanjang 1,3 km dengan kondisi rusak sedang.

Di jalur Kroya Nusawungu, ada dua titik rawan macet yakni disimpang Danasri- Nusawungu dan simpang Pasar Nusawungu. Karena keduanya merupakan jalur alternatif menuju ke Sumpiuh Kaligatel dan Kebumen

Selain itu juga ada jalur alternatif Nusawungu-Jojogan yang merupakan perbatasan Kabupaten Cilacap dengan Banyumas. Yang perlu diwaspadai adanya satu jembatan yang hanya bisa dilalui satu kendaraan kecil maupun besar.

BACA: PAD Cilacap Hilang Rp 2 Miliar

Ada juga jalur alternatif menuju ke perbatasan Kebumen, Jalan Nusawungu-Kedungbenda-Bodo sepanjang 3,7 km. Kondisi jalan saat ini mengalami rusak ringan.

Selain Pemkab Cilacap jalan nasional yang menjadi jalur alternatif yakni ruas Jalan Sidareja-Jeruklegi sepanjang 44 km, dan Sidareja-Patimuan sepanjang 21,8 km. Sedangkan jalan provinsi mulai Sidareja-Cukangleuleus sepanjang 17 km, Slarang Adipala sepanjang 5 km, Adipala-Jetis sepanjang 22 km, Cilpodang-Salem, serta Karangpusung-Sidareja sepanjang 14,75 km. (ale)

SATELITPOST.COM


BERITA TERKAIT