Kalahkan Profesor Doktor, Kepala SMK Menangi Lelang Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jateng
SATELITPOST.COM | 08/05/2019 10:05
Kalahkan Profesor Doktor, Kepala SMK Menangi Lelang Jabatan Kepala Dinas Pendidikan Jateng
Gubernur Ganjar Pranowo dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Jumeri menyaksikan penandatanganan pakta integritas pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Selasa (7/5).

SEMARANG – Nama Imam Maskur dan Jumeri jadi bahan perbincangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, dua orang yang awalnya bukan siapa-siapa itu, sekarang mampu menduduki jabatan tinggi yang diincar banyak orang.

Imam Maskur, Camat Kedungbanteng Kabupaten Tegal dipercaya menjadi Kepala Biro Kesra Pemprov Jateng. Sementara itu, Jumeri yang semula hanya seorang Kepala SMKN Bawen Kabupaten Semarang, kini didaulat memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Banyak orang tidak percaya bahwa keduanya mampu menduduki jabatan tinggi tersebut. Namun karena proses lelang jabatan terbuka yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, keduanya mampu membongkar sekat birokrasi yang biasa berjalan di provinsi itu.

BACA: Petugas Pemilu Wafat di Banyumas Jadi 7 Orang

“Saya sendiri juga masih tidak percaya dengan hal ini, dengan para pesaing yang hebat-hebat, ada profesor dan doktor, namun saya yang dipilih oleh bapak Gubernur menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Jumeri mengawali obrolan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/5/2019).

Pria kelahiran Boyolali,10 Mei 1963 ini mengatakan, awalnya ia mendengar adanya lelang jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari group Whatsapp komunitas kepala sekolah. Karena melihat syarat administrasi yang dimilikinya memungkinkan, Jumeri yang saat mendapat kabar itu sedang beribadah Umrah di Makkah memantapkan niat untuk mengikuti lelang jabatan tersebut.

BACA: Jokowi-Ma’ruf Menang Mutlak di Cilacap

“Awalnya tidak mau maju, namun karena dorongan teman-teman saya akhirnya maju juga. Ya itung-itung mewakili aspirasi teman-teman seperjuangan,” imbuh Jumeri yang menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jateng itu.

Saat awal mendaftar, Jumeri mengaku agak sedikit grogi dengan para pesaingnya. Selain tidak memiliki kenalan di birokrasi, para pesaing Jumeri berasal dari pejabat struktural di Pemprov Jateng dan memiliki pangkat cukup tinggi. Ada pula yang bergelar Profesor hingga doktor.

Baca selengkapnya di SATELITPOST.COM


BERITA TERKAIT