Ketika Pelanggan Prostitusi Konvensional Beralih ke Prostitusi Online
SATELITPOST.COM | 12/02/2019 13:00
Ketika Pelanggan Prostitusi Konvensional Beralih ke Prostitusi Online
Ilustrasi Prostitusi online. brianzeiger.com

PURWOKERTO, SATELITPOST – Bisnis prostitusi online di Purwokerto ternyata memang cukup menggurita. Bahkan, tak semua wanita penjaja seks ini memiliki mucikari. Hal tersebut dikatakan oleh UL (30).

Pria berkerja di sebuah perusahaan ternama di Purwokerto ini mengaku sering bertemu wanita dari bisnis esek-esek online di Purwokerto. Menurutnya, ia merasa bosan dengan wanita-wanita malam di jasa prostitusi konvensional.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan Prostitusi Online Purwokerto, Mahasiswi S2 Pun Terlibat

“Selain bosen orangnya itu-itu saja, mending saya nyari melalui aplikasi. Lebih dekat di wilayah Purwokerto tidak harus ke Baturraden. Terakhir minggu kemarin saya mencobanya,” kata dia kepada SatelitPost, Kamis (7/2).

Pasaran prostitusi online, menurut UL harganya bervariasi, dari mulai Rp 300 ribu hingga Rp 2 juta, dan tergantung dari tawar menawar yang dilakukan dirinya dengan wanita PSK tersebut. “Kalau semisalnya dia buka harga Rp 450 ribu saya tawar Rp 250 ribu, nanti biasanya dia ngomong kalau mau Rp 300 ribu. Itu tanpa mucikari ya,” ujarnya.

BACA JUGA: 5 Fakta Baru Prostitusi Online Purwokerto, PSK Online Tak Jadi Tersangka

Jika menggunakan mucikari, masih menurut UL memang harganya terbilang lebih mahal, lantaran ada potongan tersendiri. “Itu kalau pake mucikari, rata-rata sampai Rp 1 juta ke atas, nggak bisa ditawar. Memang banyak yang mahasiswa sampai segitu sih Rp 1 juta ke atas bahkan sampai Rp 2 juta itu mungkin. Tergantung mucikari dan grade wanita itu,” kata dia.(san)

Ikuti liputan mendalam prostitusi online di Purwokerto di SATELITPOST.COM


BERITA TERKAIT