Perampokan Alfamart di Banyumas Terjadi di Pagi Hari, Gasak Uang Rp 40 Juta
SATELITPOST.COM | 23/01/2019 20:19
Perampokan Alfamart di Banyumas Terjadi di Pagi Hari, Gasak Uang Rp 40 Juta
POLISI meminta keterangan karyawan Alfamart terkait kasus perampokan. SATELITPOST/TRIONO YULIANTO

BANYUMAS, SATELITPOST-Komplotan perampok menggasak uang Rp 40 juta di Alfamart  Desa Purwadadi, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Senin (21/1) pagi. Komplotan yang memakai penutup kepala tersebut mengancam karyawan Alfamart dengan senjata api dan senjata tajam.  

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat kondisi minimarket sepi pengunjung. Dua karyawan yang tengah bertugas saat itu adalah Tofik (30) dan Wilianto (25). “Empat orang dengan memakai penutup kepala, masuk langsung mengancam saya dengan pistol dan senjata tajam sejenis parang. Mereka meminta kunci brankas dan memaksa kami berdua menunjukkan lokasi brankas,” kata Wili, karyawan minimarket Alfamart.

Karena takut nyawanya terancam, ia bersama rekannya terpaksa mengikuti perintah pelaku menunjukkan brankas di bagian belakang. “Dua orang pelaku mengancam saya, dua pelaku lainnya mengancam rekan saya saat memaksa menunjukkan lokasi brankas. Bahkan rekan saya sempat tergores senjata tajam di bagian pinggangnya,” katanya.

BACA JUGA: Jalan Cidadap-Ciporos Penuh Kubangan Maut

Setelah berhasil menggasak uang tunai di dalam brankas, pelaku meminta kedua karyawan yang sudah lelah karena bertugas shift malam tersebut untuk tetap berada di bagian belakang toko, yakni di depan tempat pendingin minuman hingga kawanan perampok tersebut kabur.

Wili menduga, kawanan perampok tersebut berjumlah lima orang. Satu orang di dalam kendaraan sebagai sopir dan empat orang lainnya turun dan masuk ke dalam toko. Empat pelaku menggunakan penutup wajah dengan membawa senjata di tangannya. “Yang saya lihat ada pistol, sejenis samurai, dan sejenis parang. Pelaku mengancam saya dengan logat berbahasa Indonesia,” katanya.  

Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIk melalui Kapolsek Tambak AKP Embar Yuliono membenarkan peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut. Disebutkan, dari keterangan saksi dan rekaman kamera CCTV toko, kawanan pelaku datang menggunakan mobil Suzuki APV berwarna merah marun. Empat pelaku masuk ke dalam toko langsung memaksa karyawan untuk mengambil uang di dalam brankas.

“Setelah berhasil menguras isi brankas, kawanan pelaku kabur ke arah barat. Kasus sedang ditangani Reskrim Polsek Tambak dengan di-backup Satreskrim Polres Banyumas,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau untuk toko-toko yang buka 24 jam di sepanjang jalur selatan agar meningkatkan kewaspadaan serta melengkapi keamanan toko dengan kamera CCTV. Karena dengan adanya rekaman CCTV akan membantu tugas polisi jika terjadi hal-hal atau tindak kejahatan yang tidak diinginkan.

“Kami juga sudah memberikan dan memasang nomor polsek yang bisa dihubungi. Jadi kalau terjadi apa-apa bisa langsung menghubungi Polsek Tambak,” katanya.

Sementara, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banyumas masih melakukan penyelidikan. Kepolisian memeriksa sejumlah saksi-saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin (21/1).

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kasat Reskrim Polres Banyumas, AKP Gede Yoga Sanjaya, sampai sore kemarin pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. “Belum ada mengarah ke siapa pelakunya, kita belum bisa memastikannya,” kata dia.

BACA JUGA: Bawaslu-Golkar Purbalingga ‘Memanas’, Ada Apa?

Dari hasil pemeriksaan CCTV yang ada di minimarket tersebut, jumlah pelaku yang berhasil diindentifikasi diduga ada lima orang, empat orang yang masuk ke dalam minimarket dan satu orang di dalam mobil. “Berdasarkan dari pemeriksaan CCTV kendaraannya dari arah Purwokerto atau arah barat, larinya ke barat juga,” kata dia.

 

Untuk ciri-ciri pelaku, Yoga juga baru bisa memastikannya lewat CCTV, karena pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada. “Saat ini baru dua saksi korban (karyawan Alfamart, red),” ujarnya. (rare@satelitpost.com/sandi@satelitpost.com)

SATELITPOST.COM


BERITA TERKAIT