Menko Luhut Tegaskan RI Masih Perlu Tenaga Kerja Asing untuk Merakit Mesin-mesin Canggih
HARIANKEPRI.COM | 03/07/2020 10:50
Menko Luhut Tegaskan RI Masih Perlu Tenaga Kerja Asing untuk Merakit Mesin-mesin Canggih
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau PT Bintan Alumina Indonesia di Kepulauan Riau, Kamis, 2 Juli 2020. Luhut meminta perusahaan menjaga lingkungan. (Foto Humas Pemprov Kepri)

BINTAN (HAKA) – Dalam kunjungan kerja (kunker) di PT BAI, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kamis (2/7/2020).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan, potensi ekspor bauksit yang akan dikelola oleh PT BAI ke depannya.

Untuk mengoperasikan industri besar ini, kata Luhut, PT BAI membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM), yang memiliki kualitas sesuai kompetensi masing-masing.

Atas dasar itu, Luhut meminta masyarakat jangan lagi termakan isu-isu tentang Tenaga Kerja Asing (TKA), yang masuk kerja di PT BAI.

“Saya minta supaya kita paham. Jadi jangan bilang TKA menjajah atau menguasai kita. Itu tidak benar,” tegasnya.

Untuk itu kata Luhut, keahlian TKA sangat dibutuhkan di sini, untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan mesin-mesin canggih. Sebab tenaga kerja lokal belum bisa melakukan itu.

“Mereka kita butuhkan, untuk merakit merakit mesin-mesin canggih. Kita belum bisa, tapi kita selalu dampingi mereka nanti,” imbuhnya. (rul)

HARIANKEPRI.COM


BERITA TERKAIT