Setiap Hari 3.000 WNI dari Malaysia dan Singapura Pulang Kampung Lewat Batam Karimun
HARIANKEPRI.COM | 30/03/2020 16:10
Setiap Hari 3.000 WNI dari Malaysia dan Singapura Pulang Kampung Lewat Batam Karimun
Plt Gubernur Kepri, Isdianto saat rapat melalui video confrence dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan-f/istimewa-humas pemprov

TANJUNGPINANG (HAKA) – Plt Gubernur Kepri Isdianto, menghadiri rapat koordinasi melalui video conference Minggu (29/3/2020), yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Dalam rapat ini, Isdianto menegaskan jika saat ini, beberapa pintu masuk atau pelabuhan yang ada di Kepri, menerima kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari negeri Jiran, Malaysia dan Singapura.

BACA: Pemko Perpanjang Masa Bekerja dari Rumah untuk Pegawai Selama 3 Minggu

“Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, mencapai 3.000 orang per harinya. Dan hal ini akan berlanjut terus,” ungkap Isdianto.

Maka dari itu, kata Isdianto dalam rapat itu, ia meminta seluruh Gubernur se-Indonesia agar tidak melakukan lockdown di daerahnya.

Isdianto mengatakan, adapun wacana awal jalur pemulangan WNI dengan sistem 1 pintu di Kepri, yakni hanya lewat Karimun saja. Namun, ia mengusulkan agar tetap 2 pintu, yakni Karimun dan Batam.

BACA: Gara-gara Ada Isu Swalayan akan Tutup, Disperdagin Pemko Langsung Sidak

“Karimun ini padat penduduknya dan masyarakatnya juga kurang setuju dengan wacana ini. Saran saya untuk di Kepri ada di Batam dan Karimun,” pintanya.

Menanggapi hal ini Luhut menyetujuinya dan agar segera diatur secara teknis. Termasuk soal teknis karantina sebelum para WNI pulang ke daerah masing-masing dan lain sebagainya. (kar/humas pemprov)

HARIANKEPRI.COM


BERITA TERKAIT