Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif, Kejaksaan Periksa Bupati Natuna dan Istri
HARIANKEPRI.COM | 11/07/2019 16:49
Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif, Kejaksaan Periksa Bupati Natuna dan Istri
Kajari Natuna, Juli Isnur di Kantor Kejati Kepri, Senggarang, Kota Tanjungpinang, Rabu (10/7/2019)-f/masrun-hariankepri.com

TANJUNGPINANG (HAKA) – Bupati Natuna, Hamid Rizal dan istrinya, Mariyamah, diperiksa oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Natuna di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, Rabu (10/7/2019), mulai pukul 09.00 WIB hingga sore nanti. Demikian ditegaskan Kepala Kejari Natuna, Juli Isnur, saat pemeriksaan berlangsung.  

Juli Isnur menerangkan, Bupati Natuna dan Mariyamah, selaku Kepala Subbag Keuangan BPKAD Natuna, diperiksa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Pemkab Natuna, pada tahun 2007 hingga saat ini.

BACA: Tak Sampai 24 Jam, 5 Pelaku Narkoba Dibekuk Satnarkoba Polres

Dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif itu, di antaranya di Bagian Umum Sekertariat Daerah Pemkab Natuna.

Namun, Juli belum bisa merincikan total indikasi kerugian negaranya. Karena, masih dalam tahap perhitungan oleh Penyidik Kejati Kepri.

“Bupati Natuna dan Mariyamah sekarang masih diperiksa. Mereka berdua diperiksa sebagai saksi dan belum ada tersangka,” jelasnya di Kantor Kejati Kepri.

BACA: Vonis Bebas Anak Wali Kota Inkrah, Apriyandy Melenggang ke Senggarang

Selain kedua pejabat itu, menurutnya, pihaknya telah memeriksa sekitar 20 orang pihak terkait dalam perkara itu.

“Di antaranya 2 orang ahli,” tutupnya. (rul)

HARIANKEPRI.COM


BERITA TERKAIT