Setelah 10 Jam Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam di RS Adam Malik Medan, Adam dan Aris Belum Siuman
MEDANHEADLINES.COM | 22/01/2021 16:01
Setelah 10 Jam Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam di RS Adam Malik Medan, Adam dan Aris Belum Siuman

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan menyampaikan perkembangan terakhir kondisi bayi kembar Adam dan Aris setelah melakukan operasi pemisahan selama 10 jam.

Dokter yang yang menangani operasi yaitu Dr Erjan F SpBA (K) mengatakan kondisi kedua bayi itu dalam keadaan stabil namun belum sadarkan diri

Dijelaskannya, Secara teoritis takaran pembiusan dan tindakan akan lebih banyak memancing reaksi inflamasi. Tapi itu tidak bisa dielakkan karena kondisi livernya yang lebih tebal sehingga lebih lama harus memisahnya.

“Dan yang sulit liver ini seperti gabus, tidak mudah dihentikan pendarahannya. Segala macam disiapkan sehingga walaupun begitu lebar yang harus kami belah, ada sekitar 6×8 cm atau 9 cm. Itu semua pendarahannya hebat. Tapi didukung alat, Alhamdulillah pelan-pelan dapat diselesaikan,” katanya, Kamis (21/1/21).

Dikatakan, dalam operasi ini melibatkan sejumlah dokter mulai dari anastesi, bedah plastik, dokter anank dan lainnya. “Dokter utama dan dr Frank ahli bedah plastik, desainer kita ini. Kalau tidak didesain, sudah dibuka perutnya tak bisa tertutup, percuma juga kita pisah,” sebutnya.

Menambahi DR Erjan,  Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, dr Rizky Adriansyah SpA (K) menjelaskan, untuk saat ini, pengunjung kedua bayi tersebut masih dibatasi. Bahkan, orangtua si bayi saat berkunjung juga dibatasi. Tenaga (kesehatan) yang keluar masuk juga sangat diatur sesuai dengan kepentingannya.

“Mohon maaf. Bukan hanya orang tua yang kami batasi. Ini terkait mencegah infeksi dan risiko yang lain. Tapi kita tetap monitoring, obat-obatan sesuai protokol kita tetap berikan, informasi diberikan rutin ke orangtua. (kapan boleh ketemu), nanti diinformasikan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RSUP H Adam Malik dr Zainal Safri Sp.PD-KKV, Sp.JP (K) mengatakan, Adam dan Aris dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik sejak kelahirannya pada 9 Desember 2019 lalu.

Ia juga menjelaskan, Segala pembiayaan mulai dari perawatan, Operasi dan kebutuhan lainnya usai operasi akan ditanggung oleh RSUP H Adam Malik. ” Seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah melalui RSUP H Adam Malik,” Katanya. (red)


BERITA TERKAIT