Jenazah PDP Covid-19 di RSUD Pirngadi Medan Dibawa Kabur Keluarga
MEDANHEADLINES.COM | 07/07/2020 10:40
Jenazah PDP Covid-19 di RSUD Pirngadi Medan Dibawa Kabur Keluarga
Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020.

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Diduga karena tak ingin Jenazah keluarganya dimakamkan sesuai dengan protokol Covid-19, Jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) yang sempat dirawat di RSUD Pirngadi Medan dibawa kabur keluarga, Sabtu (4/7)

Peristiwa ini pun dibenarkan oleh Kasubag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Perangin-angin.

Ia menjelaskan, Jenazah PDP dibawa pihak keluarga dengan mobil saat Jenazah tersebut hendak di salatkan. "Keluarga meminta agar di sholat kan dahulu, maka jenazahnya pun diturunkan,” ujarnya

Namun ketika ditanya lebih lanjut terkait kelanjutan masalah ini, Edison Tak mau banyak berkomentar “Disini kita tidak bisa berkomentar, karena sudah ranahnya pihak kepolisian,” tuturnya.

Namun Edison menjelaskan, Pasien tersebut dinyatakan PDP, karena memiliki penyakit bawaan dan mengalami gejala pneumonia. Pasien dirawat Jum’at (3/7) dan meninggal sehari kemudian.

Terpisah Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID- 19 Sumut Aris Yudhariansyah menyangkan peristiwa itu bisa terjadi, kata dia protokol pemulasaran jenazah dibuat untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular corona

"(Peristwia ini ) Dikhawatirkan dijadikan pembenaran. Kalau itu terjadi tentu kan bahaya. Karena bagaimana, seandainya pemulasaran jenazah (yang dilakukan ) tidak sesuai protokol COVID-19. Sementara (pasien) terkonfirmasi (positif) ? walaupun hasil labnya belum ada, itu yang kita khawatirkan,” ujarnya. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT