Senda Gurau itu Akibatkan Polisi Tembak Polisi di Medan
MEDANHEADLINES.COM | 31/03/2020 16:21
Senda Gurau itu Akibatkan Polisi Tembak Polisi di Medan
Ilustrasi pembunuhan menggunakan pistol. Ilustrasi : Tempo/Indra Fauzi

MEDANHEADLINES.COM – Nasib malang dialami personel Sat Sabhara Polrestabes Medan berinisial DS. Nyawa polisi berbangkat Bripda itu melayang usai diterjang peluru, Sabtu (28/3) sore. Nahasnya, kejadian tersebut bukan dialaminya di medan pertempuran. Melainkan di baraknya sendiri yaitu di Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat.

Mirisnya lagi, DS menghembuskan nafas terakhir setelah tertembus peluru dari sejata api rekannya Bripda KHN. Bahkan, informasi yang diperoleh Medanheadlines.com dari Wakasat Sabhara Polrestabes Medan Kompol Edwar Edwar Saragih mengatakan, kejadian itu bermula dari canda gurau antara KHN dan DS. Saat itu, KHN membawa senjata api dan mengeluarkannya. Sementara teman lainnya asyik bermain seluler dan
Game.

BACA: DKP Beli Alat Semprot dan Cairan Disinfektan untuk Warga Sekitar TPA Terjun

“Sekira pukul 15.30 WIB, tiba-tiba senjata itu meledak dan mengenai wajah sebelah kiri DS hingga tembus ke kanan. DS kemudian dibawa ke Rumah Sakit Putri Hijau, namun ia sudah meninggal dunia,” kata Edwar melalui pesan singkat.

“Sekira pukul 01.00 WIB, jenazah DS langsung dibawa ke kampung halaman di daerah Kisaran dan dikebumikan pada Minggu sekira pukul 11.00 WIB,” tambahnya.

Edwar menjelaskan, Bripda KHN sebelumnya bertugas di Sat Sabhara sebagai sopir Wakapolrestabes Medan. Setelah Wakapolres menjabat Wadirkrimsus Polda Sumut, KHN juga ikut pindah dan tetap menjadi sopir.
Kedatangan KHN ke barak lajang niatnya ingin main dan bertemu dengan Bripda DS yang memang kawan kompak dan satu lestingnya. Akan tetapi, saat ditanya apakah KHN sudah ditahan atau belum usai kejadian itu. Edwar enggan membeberkannya, ia menyarankan untuk langsung menanyakan kepada pejabat reskrim. “Itu lebih bagus ditanyakan kepada Kasat Reskrim atau Wakasatreskrim,” ujarnya.

Untuk diketahui, kejadian personel Sat Sabhara Polrestabes Medan berinisial DS ditemukan meninggal dunia di baraknya terjadi pada Sabtu (28/3) sore.

Pria berpangkat Bripda itu dikabarkan tewas diduga tertembus peluru senjata api milik rekanya inisial KHN yang bertugas di Mapolda Sumut. Dugaan awal, Bripda DS tertembak sendiri saat memegang senjata milik Bripda KHN.

Informasi meninggalnya Bripda DS langsung bersebar di beberapa grup WhatsApp jurnalis di Kota Medan. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir ketika dikonfirmasi Medanheadlines.com membenarkan kejadian tersebut. “Benar, sedang dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Johnny, pada Minggu (29/3).

Akan tetapi, mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini belum mau merinci ketika ditanya kronologis kejadian. “Sedang dalam penyelidikan lebih lanjut,” katanya, singkat. (afd)

 


BERITA TERKAIT