Pemerintah Naikkan Tarif Ojol, Berapa Tarif Termurah Sekarang?
MEDANHEADLINES.COM | 11/03/2020 15:45
Pemerintah Naikkan Tarif Ojol, Berapa Tarif Termurah Sekarang?
Pengemudi ojek online tengah menunggu penumpang dikawasan Stasiun Juanda, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permen) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Ojek Online pada pekan depan. Tempo/Tony Hartawan

MEDANHEADLINES.COM – Kementerian Perhubungan memutuskan untuk naikan tarif ojek online (ojol). Kenaikan ini setelah Kemenhub melakukan kajian dan mendapat pertimbangan dari beberapa pihak.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menyebut, kenaikan tarif ini berlaku pada zona II yaitu Jabodetabek.
Adapunnya, kenaikannya, tarif batas bawah naik sebesar Rp 250 per kilometer dan tarif batas atas juga naik Rp 150 per kilometer.
Sehingga, dengan kenaikan itu tarif batas bawah dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.250 per kilometer. Kemudian, tarif batas atasnya dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650 per kilomer.

“Angka ini kita mainkan dengan rumus tertentu dan kemudian kita juga memainkan model yang dibuat oleh litbang, kemudian saya laporkan ke menteri,” ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

“Sebenarnya angka yang kita temukan Rp 225 per km untuk batas bawah. Rp 150 rupiah batas atas. Setelah kita masukan ke model, Rp 225 per kilometer naiknya menjadi Rp 250 rupiah,” kata Budi.

Budi melanjutkan, dengan kenaikan tarif tersebut maka tarif termurah ojol juga bergeser dari kisaran Rp 8.000 – Rp 10.000 per 4 kilometer menjadi Rp 9.000 – Rp 10.500 per 4 kilometer.

“4 km, kan dikali 4 jadi Rp 1.000 rupiah. Jadi Rp 9.000 – Rp 10.500, kalau dulu kan Rp 8.000 – Rp 10.000, masih di angka Rp 9.000,” ucap dia.

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT