Menantu Jokowi, Bobby Nasution Serius Maju Pilkada 2020 Medan, Soal Dinasti Politik Begini Katanya
MEDANHEADLINES.COM | 11/12/2019 14:53
Menantu Jokowi, Bobby Nasution Serius Maju Pilkada 2020 Medan, Soal Dinasti Politik Begini Katanya

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Bobby Afif Nasution, Sang menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyatakan keseriusannya untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan pada 2020 mendatang.

Salah satu Bentuk keseriusannya, Bobby Nasution mengaku telah mendaftarkan diri dan mengembalikan formulirnya ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan di Jalan Jamin Ginting Medan, Selasa (3/12) lalu. Selain itu, Bobby juga mengaku sudah bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik lainnya.

BACA: Bom Meledak di Jogja Ternyata Dilempar ke Rumah warga

“Saya rasa, komunikasi yang dijalin sudah sangat baik,” katanya usai nonton bareng final sepak bola SEA Games, Timnas Indonesia melawan Vietnam di Warkop Jurnalis, Jalan H Agus Salim Medan, Selasa (10/12) malam. “Pengembalian formulir ke Partai Hanura secepatnya akan saya lakukan,” sambung pria kelahiran 1991 itu.

Saat ditanya soal berapa target partai politik yang akan dirangkul, suami Kahiyang Ayu itu belum mau memastikan. Menurutnya, partai pendukung itu akan melihat apa yang diusung dari para kandidat. Jadi, tinggal bagaimana para kandidat bisa memastikan visi-misinya memang untuk membangun Kota Medan.

“Masalah berapa persen yang mendukung, kita lihat aja nanti. Tergantung dari visi-misinya,” ucap ayah dari Sedah Mirah Nasution ini.
Dalam kesempatan itu, Bobby dengan tegas membantah asumsi yang berkembang di masyarakat, bahwa ia maju sebagai bakal calon Wali Kota Medan karena politik dinasti keluarga.

Ia menjelaskan, yang diambilnya dari Jokowi adalah semangat dan motivasinya dalam bekerja. Bobby mempersilahkan masyarakat untuk menilainya sendiri, bagaimana kinerja yang telah ditorehkan mertuanya. Menurutnya, kalau hanya mencari kekuasaan uang, lebih enak ia menjadi anggota keluarga daripada cemplung langsung ke politik. 

“Saya tidak bisa bilang dan memuji sendiri. Tapi kalau dibilang dinasti politik, kekuasaan, itu untuk apa. Lebih enak kita berkarya,” kata lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Bobby tidak membantah dirinya semakin menjadi perhatian publik setelah menikahi putri Jokowi, Kahiyang Ayu. Namun, ia kembali menegaskan bahwa bukan hal itu yang dijadikannya modal untuk maju menjadi wali kota. Melainkan, keinginan besar untuk membangun Kota Medan menjadi lebih baik lagi.

“Saya memang basicnya pengusaha. Masalah nanti mau dilihat seperti apa, itu tergantung dari kitanya. Tapi, saya bakal bangun Kota Medan. Abang-abang semua tinggal tunggu aja,” kata pria yang sejak umur 20 tahun sudah membangun usaha propertinya.(afd)


BERITA TERKAIT