Hakim PN Medan Vonis Mati Kurir 45 Kg Sabu Dan 40.000 Ekstasi
MEDANHEADLINES.COM | 26/09/2019 21:11
Hakim PN Medan Vonis Mati Kurir 45 Kg Sabu Dan 40.000 Ekstasi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhi Hukuman Mati kepada A Upek (38) karena terbukti bersalah mengirimkan 45 Kg sabu-sabu, 40.000 butir pil ekstasi, dan 6 Kg keytamin ke Medan.

Majelis hakim yang dipimpin Erintuah Damanik menyatakan A Upek telah terbukti melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram.

BACA: Dimulai Sejak 2017, Jalur KA Rantauprapat – Kota Pinang Diproyeksikan Selesai Tahun 2020

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan pidana mati,” ucap Erintuah di hadapan terdakwa dan JPU di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri Medan, Kamis 26 September 2019.

Sebelumnya, Jaksa juga telah menuntut A Upek dengan hukuman yang sama yaitu hukuman mati.

Menyikapi putusan majelis hakim, A Upek dan pengacaranya menyatakan akan menempuh upaya banding. Diketahui, A Upek ditangkap di Jalan Lintas Sumatera, Kota Tebing Tinggi, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 23.00 Wib. 

BACA: Tolak Intimidasi Mahasiswa Dan RUU Pertanahan, GMNI Medan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Petugas Polrestabes Medan menyita 45 Kg sabu-sabu, 40.000 butir pil ekstasi, dan 6 Kg keytamin dari mobil Toyota Hilux bernomor Polisi BM 8464 CK yang dikendarainya. Narkotika itu disembunyikan dalam suku cadang alat berat.

Kepada petugas, A Upek mengaku bahwa narkotika itu dikirim dari Malaysia dan diambil di Dumai. Dia hanya menerima di darat dan dijanjikan upah Rp 20 juta per Kg narkotika yang berhasil diantar.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT