Kejar Begal yang Rampas Ponselnya, Driver Ojol Tabrak Tembok, Motornya Remuk Kakinya Patah
MEDANHEADLINES.COM | 26/08/2019 15:07
Kejar Begal yang Rampas Ponselnya, Driver Ojol Tabrak Tembok, Motornya Remuk Kakinya Patah

MEDANHEADLINES.COM, Medan - Seorang driver ojek online alias ojol di Medan, M Hasan Nasution mengalami patah tulang setelah mengejar para begal yang merampas handphone miliknya. Kejadiannya pada Jumat dini hari 24 Agustus 2019, Hasan sedang mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BB 3974 RN di Jalan Madong Lubis, Medan Perjuangan.

Saat pagi buta, warga Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari Mandala III itu sedang menghubungi konsumen yang memesan orderan kepadanya. Tanpa disadarinya, tiga pria berboncengan satu sepeda motor telah lama membuntutinya.

BACA: PA GMNI SUMUT Minta Pemerintah Untuk Segera Menutup Toba Pulp Lestari

Begitu mengeluarkan telepon, bandit jalanan yang identitasnya belum diketahui memepet dari belakang. Hitungan detik satu dari mereka merampas telepon yang digenggam M Hasan.

Seketika android merek Vivo miliknya berpindah tangan. Akan tetapi, begitu sadar yang dicuri adalah alatnya untuk mengais rezeki, ia spontan mengejar ketiga begundal itu.

Alih-alih mendapatkan hartanya, M Hasan malah menabrak tembok rumah warga setelah kenderaannya ditendang pelaku ketika melintas di sekitaran Jalan Perguruan, Medan Tembung.

Brakkk… seketika bagian depan motornya ringsek dan ia terpental ke aspal jalan. Kuatnya benturan membuat pengemudi nahas itu patah tulang di bagian mata kaki sebelah kanan, pinggang dan luka di sekujur tubuh. Sedangkan begundal jalanan itu berhasil kabur.

Beruntung masyarakat yang mendengar dan melihat tabrakan hebat itu cepat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah di Jalan Mandala By Pass, Medan Denai, untuk mendapat pertolongan medis.
Sementara motornya yang sudah “remuk” diamankan Polsek Percut Sei Tuan yang tiba di lokasi usai mendapat informasi dari warga.

“Tapi kasusnya akan ditangani oleh Polsek Medan Timur lantaran TKP awalnya masuk wilayah hukum sana. Bukan wilayah kita,” ujar seorang polisi di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Percut Sei Tuan.

BACA: Ketahuan Mencuri, Manurung Diseret Korbannya ke Kantor Polisi

Sementara, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin ketika dikonfirmasi terkait kejadian yang dialami korban mengatakan belum ada mendapat informasi tentang peristiwa tersebut.

“Belum ada laporan pengaduan dari kejadian yang dimaksud,” kata Kompol Arifin membalas pesan singkat yang dilayangkan Medanheadlines.com (AFD).

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT