Bongkar Lapak Warung Kopi, Komandan Satpol PP Medan Disiram Air Panas
MEDANHEADLINES.COM | 08/08/2019 08:00
Bongkar Lapak Warung Kopi, Komandan Satpol PP Medan Disiram Air Panas

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Penertiban lanjutan terhadap pedagang warung kopi atau warkop di Jalan H Misbah, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Maimun pada Rabu 7 Agustuys 2019 siang berakhir ricuh, .

Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan harus menjalani perawatan di RS Royal Prima setelah disiram air panas oleh salah seorang pedagang yang mengamuk ketika lapaknya dibongkar.

BACA: Kebakaran Di Jalan Rahmadbuddin, Seorang Bocah Meninggal Dunia

Di samping itu salah seorang petugas Satpol PP terluka dihantam besi ketika proses penertiban berlangsung para pedagang warkop di depan RS Santa Elisabeth.

Kericuhan berawal ketika Sofyan bersama seratusan petugas Satpol PP tiba di depan RS Elisabeth. Kedatangan mereka untuk menertibkan sejumlah pedagang karena kembali membuka lapak dan berjualan di lokasi yang telah ditertibkan sebelumnya.

BACA: Gubsu : Kerukunan Puak Batak Bersaudara Adalah Gambaran Persatuan di Sumut

Dengan mengenakan kemeja putih dipadu celana hitam, Sofyan langsung memerintahkan anggotanya untuk membongkar seluruh lapak yang telah didirikan kembali sejumlah pedagang.

Sikap tegas itu dilakukan Sofyan karena para pedagang jelas-jelas melanggar Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No.9/2009 tentang Larangan Penutupan Drainase Oleh Bangunan Liar Serta Ruang Manfaat Jalan.

Di samping itu kehadiran para pedagang berikut lapaknya juga sangat mengganggu estetika serta memicu terjadinya kemacetan.

BACA: Sahat Simatupang : Pemprovsu Dan Mahasiswa GMKI Jangan Bertengkar Karena Aqua Farm

Kedatangan Sofyan beserta anggotanya langsung disambut teriakan dan makian dari puluhan pedagang. Namun Sofyan tak bergeming sedikit pun, seluruh petugasnya diperintahkan membongkar lapak milik pedagang tersebut.

Bahkan, mantan Camat Medan Area itu ikut melakukan pembongkaran. Selain mengangkat bangku ke dalam truk, Sofyan juga ikut ‘membersihkan’ peralatan berjualan pedagang.

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT