Masuk Bursa Calon Wali Kota Medan, Dahnil Anzar Malah Dibully Prabowo Sandi
MEDANHEADLINES.COM | 05/07/2019 10:22
Masuk Bursa Calon Wali Kota Medan, Dahnil Anzar Malah Dibully Prabowo Sandi

MEDANHEADLINES.COM, Medan –  Menjelang pilkada kota Medan, Nama Dahnil Anzar Simanjuntak mulai digadang gadangkan menjadi Calon Wali Kota Medan.

Namun saat ditemui di Medan,  Dahnil yang merupakan juru bicara BPN itu belum mau menjawab apakah dia akan bertarung dalam perebutan kursi Nomor satu di Medan tersebut. Bahkan, Dahnil mengaku sempat terkejut saat pertama kali mendengar wacana namanya masuk bursa calon.

BACA: Pemkab Sergai Ambil Bagian di APKASI Otonomi Expo 2019 Trade Tourism and Investment

Diketahui, Pasca BPN dan koalisi Prabowo-Sandi dibubarkan, Dahnil memang didapuk kembali menjadi juru bicara. Namun bukan untuk BPN. Melainkan jubir Prabowo dan Sandiaga.

Soal maju di Pilkada Medan, Dahnil tak memberi jawaban pasti. Saat ini dia masih fokus menjalani tugas sebagai Jubir.

“Saya sampaikan ke teman teman waktu itu. Saya masih fokus mendampingi Pak Prabowo dan Sandi. Suatu kehormatan kalau ada Parpol yang meminta saya terlibat perhelatan politik 2020 di Medan,” ujar Dahnil di Medan, Kamis (7/4).

Dahnil juga mengaku, Wacana maju ke Pilkada Medan ini juga sudah sampai di telinga Prabowo dan Sandi. Bahkan dia sampai dibully oleh Prabowo dan Sandi karena wacana itu.

“Kemarin itu gara gara berita di sini, pak Prabowo dan Bang Sandi ngebully saya dengan cara itu. Lu Wali Kota nil. Banyak duit gak?,” ujarnya menirukan sentilan dari Prabowo.

Bagi Dahnil bukan hal mudah untuk menjadi kandidat Wali Kota Medan. Dia masih menimbang, apakah akan maju sebagai calon atau idak sama sekali.

BACA: Wali Kota Peserta APEKSI Beri Kejutan Ulang Tahun Untuk Eldin

“Kalau apakah saya akan maju saya akan istikharah. Tentu yang saya minta mempertimbangkan adalah Pak Prabowo. Beliau senior saya dalam tahap ini. Bang Sandi juga akan saya undang untuk memertimbangkan. Saya juga akan meminta petunjuk bapak saya di sini,” ujarnya.

“Jadi saya lihat kondisinya, kalau Bang Eldin sudah cukup baik atau yang lainnya saya tidak akan maju dalam Pilkada Medan,” pungkasnya.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT