Teks Berjalan di SPBU Hina Jokowi dan Megawati, Penyebar Video Ditangkap, Pembuat Teks Masih Diburu
MEDANHEADLINES.COM | 28/05/2019 09:10
Teks Berjalan di SPBU Hina Jokowi dan Megawati, Penyebar Video Ditangkap, Pembuat Teks Masih Diburu
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Satuan reskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil meringkus IPT (20) warga Uni Kampung Belawan yang melakukan penyebaran video penghinaan Kepala negara di running teks SPBU Marelan

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Ikhwan Lubis SH.MH mengatakan tersangka yang merupakan mahasiswa di salah satu universitas di Medan ini ditangkap berkat kerjasama dengan tim cyber Poldasu.

BACA: Bulog Sibolga Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2019

” Tersangka pelaku yang ditangkap ini diduga kuat sebagai penyebar video running teks Stasiun Penghisian Bahan Umum (SPBU) Jl. Marelan Raya, Pasar III Kel. Renggas Pulau, Medan Marelan yang memuat harga minyak dan pada teks bagian bawahnya ada kata penghinaan kepala negara Jokowi dan Megawati Sukarno Putri, Kamis (24/05) lalu sekira pukul 22.30 wib, ” Ungkapnya.

Lebih lanjut Ikhwan Menjelaskan, Tersangka ditangkap di rumahnya bersama barang bukti berupa satu unit laptop.

“Berdasarkan keterangan dari sembilan orang saksi yang sebelumnya kita periksa, kita melakukan pengembangan dan menangkap pelaku saat berada di rumahnya,” kata Kapolres didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan, SH.

Kepada polisi tersangka mengatakan, awalnya dia sedang nongkrong di seputaran SPBU Pasar 3 Marelan dan melihat papan billboard yang biasanya bertuliskan harga BBM dan ucapan terima kasih, berganti dengan tulisan hinaan kepada Presiden Jokowi.

Lalu, ia dengan sengaja tersangka merekam running teks tersebut dan menyebarkanya melalui media sosial seperti youtube, facebook, whatsap dan instagram serta sempat membuat heboh warga sekitar Medan Utara.

BACA: Bongkar Dugaan Kasus Predator Seksual di USU, MEDANWOMENSMARCHMDN Desak Pembentukan TPF Independen

” Atas perbuatannya tersangka untuk sementara ditahan di sel Mapolsek Medan Labuhan dengan sangkaan melanggar pasal 45 ayat 3 UU ITE jo pasal 207 KHUP dengan hukuman penjara empat tahun penjara,” Jelasnya

Sementara untuk pelaku pembuat runing teks tersebut, Ikhwan mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan dan perburuan terhadap pelaku tersebut. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT