288 Imigran Bangladesh Korban Perdagangan Manusia Dideportasi dari Medan
MEDANHEADLINES.COM | 01/03/2019 13:45
288 Imigran Bangladesh Korban Perdagangan Manusia Dideportasi dari Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kantor Imigrasi mendeportasi 288 Warga Negara Bangladesh ke negara asalnya setelah sebelumnya ditemukan disebuah ruko di jalan Pantai Barat, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (5/2/2019) yang lalu

Para Imigran yang diguga merupakan korban perdagangan manusia (human trafficking) ini dipulangkan secara bertahap

“Sudah habis. Semua dideportasi lewat Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang. Langsung transit ke Malaysia. Jadi kita tidak ke Jakarta lagi, langsung dari sini biar tidak kabur lagi mereka. Pengawalannya juga lebih aman dari sini,” kata Kabid Pengawas Data dan Imigrasi (Wasdakim) Kantor Imigrasi Klas 1 Khusus Medan Abdi Widodo, Kamis (28/2).

BACA JUGA: Raker Pembangunan Kota Tahun 2019 Resmi Ditutup, Ini Pesan Wali Kota Medan

Dijelaskannya, Pihaknya saat ini tengah fokus menyelidiki pelaku yang mendatangkan para WN Bangladesh itu ke Indonesia.

“Si Rahmat Pasaribu (penjaga ruko) ini masih dalam penyelidikan dan pantauan kita. Dia ini dalam keterangan yang kita ambil hanya pemberi makan saja,” tandasnya.

BACA JUGA: Proses Lelang Jabatan, 48 Pejabat Eselon III Ikuti Ujian Assessment Psikologi

Untuk mencegah perbuatan serupa, kata Abdi pihaknya akan melakukan berbagai langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak masuknya imigran dari negera manapun masuk ke Medan. Salah satunya dengan terus berkoordinasi dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Keimigrasian.

“Dalam waktu dekat kita akan mengadakan rapat dengan Tim Pora kota Medan, Kab. Langkat dan kabupaten lainnya,” pungkasnya.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT