Kasus Penganiayaan Kader Ormas Ikatan Pemuda Karya, 9 Orang Jadi DPO
MEDANHEADLINES.COM | 12/02/2019 15:30
Kasus Penganiayaan Kader Ormas Ikatan Pemuda Karya, 9 Orang Jadi DPO
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polisi tengah memburu sembilan tersangka kasus penganiayaan yang menyebabkan Tewasnya seorang kader ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) beberapa waktu lalu.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, Pihaknya dalam waktu dekat akan menerbitkan surat perintah penangkapan dan Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Sudah teridentifikasi identitasnya. Terus kita kawal dan lakukan pengembangan kasus ini,” kata Dadang, Senin (11/2) malam. Dalam pengembangan itu, polisi juga menemukan petunjuk baru. Otak pelaku penganiayaan sudah diketahui.

“Ada yang menyuruh. Maksudnya menyerang. Siapa yang menyuruh sudah ketangkap. Tapi kita kembangkan, lagi. Untuk mencari aktor dibalik ini semua,” tegasnya.

Pasal 340 KUHPidana yang dikenakan kepada para pelaku juga bukan tanpa alasan. Karena sudah terungkap, jika para pelaku pengeroyokan ini sudah mendapat perintah dari atasannya.

“Tiba-tiba ada perintah siap-siap. Makanya ada senapan angin dan alat-alat lainnya yang sudah disita menjadi barang bukti,” pungkasnya.

Diketahui, para pelaku menghadang korban Jarisman Saragih yang saat itu melintas bersama anggota IPK lainnya di kawasan Jalan Cemara, Gang Keadilan, Lorong I Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang. Rombongan baru saja menghadiri acara pelantikan, di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan, Sabtu (4/2). Jarisman tewas setelah dianiaya para pelaku.

Inisial para pelaku yang ditangkap masing masing; DP alias Black, 39  dan DI alias Komeng, 20. Keduanya adalah warga Jalan Cemara Pasar I, Lorong II Barat, Kecamatan Percutseituan, Deliserdang.

Kemudian RS, 25 warga Jalan Pancing, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung. Terakhir MP, 23 warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.(red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT