Ayah Ini Tega Cabuli Dua Anak Kandungnya Sejak Masih Bayi
MEDANHEADLINES.COM | 11/02/2019 08:40
Ayah Ini Tega Cabuli Dua Anak Kandungnya Sejak Masih Bayi
Pelaku Pencabulan Saat Diamankan di Polrestabes Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tindakan yang dilakukan Yuda Aswin alias Mamat (34) sungguh sangat bejat dan tak bermoral, bagaimana tidak, warga Desa Bandar Klippa Percut Sei Tuan itu tega mencabuli dua orang anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Bahkan Perbuatan bejat itu diketahui telah dilakukan tersangka berulangkali sejak tahun 2015 silam.

Dari Informasi yang diperoleh, Tindakan Bejat ini terungkap setelah ibu korban bernama Ruswati yang baru saja bangun tidur beberapa waktu yang lalu melihat tersangka tengah mencabuli putranya SAN (10).

BACA JUGA: Bersihkan Sampah Di Danau Siombak, DKP Turunkan Ratusan Petugas

Melihat hal tersebut kemudian Ruswati langsung marah dan berakibat percekcokan antara pasangan suami istri itu, namun ia belum melaporkan hal itu ke polisi.

Selanjutnya pada 1 Desember 2018 sekira pukul 07.00 WIB, NSN putri bungsu mereka mengaku juga telah dicabuli oleh ayah kandungnya sendiri. Mendengar hal tersebut kemudian pelapor langsung menginterogasi kedua anaknya yang bernama SAN dan NSN.

Ternyata keduanya mengaku bahwa ayah mereka sering mencabuli mereka saat Ruswati tak berada di rumah. Ruswati langsung melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan. Tak tinggal diam, personel Pegasus Unit PPA Reskrim Polrestabes Medan bergerak cepat menangkap tersangka kediamannya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha mengatakan dari pengakuan tersangka, aksi bejatnya itu dilakukannya sejak tahun 2015 atau ketika anak-anak mereka masih bayi hingga saat ini.

“Pelaku ini sering menurunkan celana anak-anaknya, kemudian ianya menepuk-nepuk pantat kedua anaknya. Selain itu terlapor juga selalu membuka celananya hingga telanjang dan memakai kain sarung di depan anak-anaknya,” jelasnya.

BACA JUGA: PRSU Akan Diramaikan Dengan Pameran Dari Kerajaan Pulau Pinang

Menurut Putu, pelaku telah melakukan tindak pidana persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak sehingga dapat dijerat dengan Pasal 81 ayat (1),(2) (3) jo 76D atau Pasal 82 Ayat (1) (2) Jo 76 E UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Saat ini, pelaku sudah ditangkap dan akan diproses hukum lebih lanjut,” Pungkasnya. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT