Aksi Mafia Tanah Bikin Resah, Massa Petani Geruduk Kantor DPRD dan Gubernur Sumut
MEDANHEADLINES.COM | 07/02/2019 13:50
Aksi Mafia Tanah Bikin Resah, Massa Petani Geruduk Kantor DPRD dan Gubernur Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Puluhan Petani yang tergabung dalam Komite Rakyat Bersatu (KRB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Jalan Imam Binjol, Rabu (6/2/2019).

Massa meminta agar DPRD Sumut menyampaikan aspirasi merek ke Presiden terkait banyaknya permasalahan tanah yang diakibatkan mafia-mafia tanah di Sumatera Utara

BACA JUGA: Tuntut Pencabutan PP No 78 Tahun 2015, Puluhan Massa FSPMI Sumut Unjuk Rasa

“Kami meminta anggota dewan menanggapi aspirasi kami untuk disampaikan kepada presiden Jokowi. Karena selama ini tanah kami selalu direbut sama mafia tanah,” ucap Pimpinan aksi, Unggul Tampubolon dari atas mobil komando.

Iajuga meminta agar pemerintah tegas mengusut, menindak, dan menangkap oknum-oknum yang terlibat atas terbitnya 227 sertifikat hak milik di atas tanah HGU PTPN II Kebun Klambir V serta terbitnya sertifikat PT swasta seluas 10 hektar di Kecamatan Beringin Emplasemen Kwala Namu.

“Oleh karena itu, kemi juga meminta kepada Gubsu dan DPRD Sumut agar mendesak BPN Sumut dan Dinas Perkebunan serta Kehutanan agar mengukur ulang atas tanah itu,” jelasnya.

Selain menggelar aksinya di Kantor DPRD, Massa juga melakukan unjuk rasa ke kantor Gubernur Sumut untuk kembali menyampaikan aspirasinya.

BACA JUGA: Dua Pelaku Begal Diamankan, 5 Orang Lainnya Diburu

Dalam aksi ini, para pengunjuk rasa juga mengapresiasi Polda Sumut yang beberapa waktu lalu telah menangkap oknum dan mafia tanah.

“Kami sangat mengapresiasi kerja Polda Sumut yang telah menangkap mafia tanah di Sumut ini,” ungkap Unggul. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT