Polisi Telusuri Pencucian Uang Gembong Narkoba Zakir Husein
MEDANHEADLINES.COM | 04/10/2018 09:10
Polisi Telusuri Pencucian Uang Gembong Narkoba Zakir Husein
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto Saat Melakukan Paparan Kasus Kartel Narkoba Zakir Husein

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Polrestabes Medan tengah mendalami adanya kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan Kartel Narkoba Kelas Kakap Zakir Husein alias Jakir Usin (47) yang ditangkap pada (29/9/2018) lalu di jakarta.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan Zakir yang berprofesi sebagai gembong narkoba paling diburu ini sempat menjadi buronan selama beberapa waktu terakhir.

“Kita akan terus selidiki money loundry milik gembong narkoba Zakir,” kata Dadang, Selasa (2/10).

BACA JUGA: Guru Besar UI Anggap Dukungan Kepala Daerah Dalam Pilpres Sebuah Kesalahan

Dadang Menambahkan, Jika nantinya terbukti ada TPPU dalam kasus Zakir, maka harta dan aset yang akan dimilikinya akan disita. Zakir memang diketahui punya sejumlah aset. Mulai dari rumah mewah, kendaraan roda empat. Asetnya itu berada di Kota Medan dan diluar kota.

Sebelumnya, Penangkapan terahadap Zakir dilakukan setelah Polrestabes Medan menangkap F dan AG pada Januari lalu. Dari tangan mereka diamankan 500 gram sabu-sabu. Barang haram itu disebut milik ZH.

Zakir juga mengaku menyuruh istrinya MV dan sopirnya untuk mengantar sabu-sabu seberat 5 gram kepada pembeli. Dia juga mengakui bahwa, barang haram itu dia dapat dari AGM, 45 warga Samalengah, Kabupaten Bireun, Aceh.

BACA JUGA: Visi Sumut Bermartabat Sejalan Budaya Dalihan Na Tolu, Ini Alasannya

Informasi yang didapat, ZH diduga memasok sabu-sabu di beberapa daeeah di Kota Medan. Diantaranya, seperti kawasan Kampung Kubur, Mencirim dan Polonia. Dari pengakuannya, ZH telah menjual sabu sejak 2009.
“ZH sudah pernah keluar masuk penjara selama empat kali,” pungkasnya. (red)

MEDANHEADLINES.COM


BERITA TERKAIT