Meghan Markle Disebut Tak Kuat Hadapi Drama dan Intrik di Balik Pintu Istana Kerajaan Inggris
TABLOIDBINTANG.COM | 15/01/2020 10:00
Meghan Markle Disebut Tak Kuat Hadapi Drama dan Intrik di Balik Pintu Istana Kerajaan Inggris
Duchess of Sussex Meghan Markle bersama suaminya Pangeran Harry setibanya di Drapers' Hall untuk menghadiri Endeavour Fund Awards di London, Inggris, 7 Februari 2019. Mehgan tampil dengan busana hitam putih dengan kemeja putih dan rok hitam panjang. Tolga Akmen/Pool via REUTERS

TABLOIDBINTANG.COM - Meghan Markle disebut kesulitan menjalani kehidupan di Istana Kerajaan Inggris. Hal tersebut diutarakan seorang sumber kepada Us Weekly

“Meghan sadar kehidupan di Kerajaan tak mudah," kata sang sumber. Tapi dia sangat tak siap dengan kritik yang terus menerus dan drama dan penusukan dari belakang yang terjadi di belakang pintu Istana," sambungnya. 

Sang sumber kemudian mengatakan Pangeran Harry merasa bertanggung jawab atas penderitaan Maghan Markle itu. "Dia kesal dengan cara anggota keluarga Kerajaan dan juga pers dalam memperlakukan Meghan Markle," sambungnya lagi. 

 

Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Depositphotos)
Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Depositphotos)

 

Karena hal itulah Menghan Markle dan Pangeran Harry kemudian mundur sebagai anggota Kerajaan Inggris. 

Meghan Markle dan Pangeran Harry mengejutkan khalayak dengan mengumumkan mundur sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris pada Kamis (9/1) lalu. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram Sussexroyal. 

Setelah berbulan-bulan melakukan refleksi dan diskusi internal, kami telah memilih melakukan transisi tahun ini untuk mengukir peran baru yang progresif dalam lembaga (Kerajaan Inggris) ini. Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota senior dari Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung Yang Mulia Ratu. Dengan dorongan dari Anda, khususnya selama beberapa tahun terakhir, kami merasa siap untuk melakukan penyesuaian ini," kata pasangan tersebut.

"Kami berencana untuk menyeimbangkan waktu kami antara Inggris dan Amerika Utara, dan terus menghormati tugas kami untuk Ratu, Persemakmuran, dan panutan kami. Keseimbangan geografis ini akan memungkinkan kami untuk membesarkan putra kami dengan apresiasi terhadap tradisi kerajaan tempat ia dilahirkan, namun juga memberi keluarga kami ruang untuk fokus pada bab berikutnya, termasuk peluncuran entitas amal baru kami."

TABLOIDBINTANG.COM


BERITA TERKAIT