Harga Cengkih di Ambon Turun Lagi, Penyebabnya Ini
TERASMALUKU.COM | 14/08/2021 13:13
Harga Cengkih di Ambon Turun Lagi, Penyebabnya Ini
Cengkeh.

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Harga cengkih di Kota Ambon yang sebelumnya bertahan dengan Rp 105 ribu per kilogram pada Juni hingga Juli 2021, mulai bergerak turun menjadi Rp 87 ribu per kilogram, dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas perkebunan di Surabaya sebagai pasar utama.

Pantauan di sejumlah gudang pengumpul hasil perkebunan di Jalan Setia Budi, Kota Ambon, Kamis, harga cengkih yang ditawarkan oleh pedagang pengumpul hanya Rp87 ribu per kilogram. Harga tersebut telah mengalami dua kali penurun dari Rp105 ribu per kilogram sejak dua pekan terakhir.

Seorang pedagang pengumpul, Evi mengakui sedang ada penurunan harga komoditi cengkih terjadi di Surabaya, sehingga mempengaruhi harga cengkih yang bisa ditawarkan kepada para petani dari berbagai wilayah di Maluku yang menjual hasil panen mereka di Kota Ambon.

Menurut dia, banyak petani yang kecewa dengan turunnya harga cengkih, tapi tak banyak yang bisa ditawarkan oleh pedagang pengumpul karena fluktuasi harga komoditas perkebunan mengikuti pasar utama.

“Harga cengkih memang bergerak turun sejak dua minggu yang lalu dari Rp 105 ribu menjadi Rp 95 ribu per kilogram, dan minggu ini turun lagi menjadi Rp 87 ribu per kilogram,” katanya.

Tak hanya cengkih, komoditas perkebunan lainnya juga mengalami perubahan. Fuli atau kulit pembukus pala juga sedikit bergerak turun dari Rp 248 ribu per kilogram menjadi Rp 245 ribu per kilogram, kopra Rp 11.200 per kilogram dan cokelat Rp 29 ribu per kilogram.

Dari sekian komoditas perkebunan unggulan di Maluku, saat ini hanya biji pala bundar yang harganya masih stabil dan dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 85 ribu hingga Rp 95 ribu per kilogram.

Seorang istri petani tanaman perkebunan asal Kabupaten Seram Bagian Barat, Usi yang ditemui usai menjual 12 kilogram cengkih dan tiga kilogram fuli, mengaku kendati harga kedua komoditi itu mengalami penurunan, ia bersyukur harga fuli hanya turun sebesar Rp 3.000.

“Biasanya harga biji pala ini selalu saja naik-turun. Pembeli selalu memilih-milih kondisi biji pala. Kalau yang sedikit keriput maka harganya hanya Rp 85 ribu per kilogram, kalau kondisinya mulus bisa Rp 95 ribu per kilogram,” ucapnya.

terasmaluku.com


BERITA TERKAIT