Jaringan Narkoba Libatkan Oknum PNS, Kepala BNN Maluku : Penegakan Hukumnya Harus Buat Efek Jera
TERASMALUKU.COM | 22/04/2021 11:26
Jaringan Narkoba Libatkan Oknum PNS, Kepala BNN Maluku : Penegakan Hukumnya Harus Buat Efek Jera
Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen Polisi M.Z. Muttaqien menegaskan efek jera melalui penegakan hukum yang tepat terhadap tersangka jaringan narkoba antar provinsi harus diterapkan. Apalagi jaringan ini melibatkan oknum PNS Rutan dan Lapas Anak Ambon dan dikendalikan oleh terpidana narkotika dari dalam Rutan.

“Karena mereka Jaringan Narkoba antar provinsi yang memag harus dibuat efek jera dalam penegakan hukumnya apalagi sudah melibatkan oknum ASN,”tuturnya Minggu (18/4/2021) kepada terasmaluku.com.

Apalagi Kejaksaan Tinggi Maluku, Pengadilan tinggi Maluku serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku bersama BNN Provinsi Maluku telah sepakat untuk “Merah Putih” dalam penegakan hukum Tindak Pidana Narkoba.

“Alhamdulillah Pak Kajati Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi Maluku, KaKanwil Kumham Maluku kemarin silatutahim yang Luar biasa sudah sepakat satu persepsi untuk “Merah Putih” dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Narkoba,”sambungnya.

Saat ini terkait 5 tersangka Jaringan Narkoba antar provinsi yang dikendalikan dari Rutan tersebut, lanjut Muttaqien penyidik BNN Provinsi Maluku masih melengkapi berkas penyidikan. “Masih ada pemeriksaan beberapa alat bukti sesuai pasal 184 KUHAP dan masih melengkapi adiministrasi penyidikan yang perlu proses dan waktu ya,”tandasnya.

Dia pun meminta dukungan dari semua pihak agar penanganan kasus ini bisa berjalan dengan lancar hingga persidangan demi menyelamatkan generasi di Maluku.

terasmaluku.com


BERITA TERKAIT