WNA Belanda Buat Identitas Palsu Sudah 13 Tahun Tinggal di Indonesia
TERASMALUKU.COM | 08/04/2021 14:12
WNA Belanda Buat Identitas Palsu Sudah 13 Tahun Tinggal di Indonesia
Petugas kepolisian merapikan barang bukti KTP elektronik yang rusak saat gelar perkara kasus KTP elektronik yang tercecer di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 28 Mei 2018. Polres Bogor telah melakukan penyelidikan dengan mengamankan barang bukti satu dus dan seperempat karung KTP-el yang rusak serta meminta keterangan Kemendagri, penjaga gudang, sopir serta penanggung jawab ekspedisi. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

TERASMALUKU.COM, AMBON – Kasus dugaan pemalsuan identitas WNA asal Belanda tertera dirinya berdomisili di kawasan Nusaniwe Kota Ambon.
WNA bernama George David diketahui sudah tinggal di Indonesia selama 13 tahun.

Praktisi, kartu Identitas yang dia palsukan juga telah digunakan untuk berbagai keperluan administrasi di Maluku .

“Ini tengah dalam pengembangan. Kalau tidak salah identitasnya tertulis berdomisili di Nusaniwe,” terang Kapolresta Ambon Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Berdasarkan informasi pihak imigrasi, George dipastikan masuk ke Indonesia pada 2013 dan tidak pernah keluar. Selama di sinilah dia menggunakan identitas palsunya untuk ragam keperluan.

“Beberapa kali identitasnya digunakan seperti untuk bikin SIM. Datanya ada di kami. Kemungkinan untuk keperluan lain, menikah. Ini sedang kami kembangkan,” kata Leo.

Kasus pemalsuan identitas, kata Leo telah masuk di perkara tahap I. Kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan.

“Masih terus kami kembangkan, bisa kena overstay dan mengarah ke pemalsuan identitasas,” lanjut dia.

terasmaluku.com