Wali Kota Ambon Tarik Seluruh Satgas di Pos Penjagaan Covid-19, Mengapa?
TERASMALUKU.COM | 10/12/2020 16:01
Wali Kota Ambon Tarik Seluruh Satgas di Pos Penjagaan Covid-19, Mengapa?

TERASMALUKU.COM,AMBON, – Mulai hari ini seluruh satgas di pos penjagaan Covid-19 Kota Ambon ditarik. Tidak akan ada lagi penjagaan seperti pada pos jaga Passo-Larier, Hunuth, Hatu juga pos yang ada di Laha area Bandara Pattimura.

“Seluruh pos di perbatasan kita hentikan baik itu di Laha termasuk di bandara Larier dan Hunuth. Seluruh itu dihentikan,” kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada sejumlah wartawan usai rapat siang di hotel Marina Ambon, (10/12/2020).

Pos yang telah ada sejak ada pembatasa keluar masuk pergerakan orang dari dan ke Kota Ambon itu resmi dihentikan. Jika biasanya ada pemeriksaan suhu tubuh, kartu identitas diri serta berkas kesehatan kini tak ada lagi.

Dalam kesempatan keterangan pers itu Richard yang didampingi Wakil Walikota Syarif Hadler menjelaskan, keberadaaan pos itu tak lagi efektif. Skema pemeriksaan warga yang keluar masuk pada wilayah-wilayah perbatasan Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah dinilai pemerintah tidak lagi relefan dan efektif.

 

“Sudah tidak efektif lagi sebab sekarang orang bepergian tidak pakai surat jalan lagi. Jadi kita Tarik semua pos. Termasuk yang ada di Laha,” terang Walikota.

Pemerintah kota kini mengalihkan fokus pada penjagaan di pintu kedatangan jalur udara dan laut. Seperti pada bandara dan sejumlah pelabuhan. “Kita akan kerjasama dengan kesehatan pelabuhan dan karantina bandara untuk optimalkan pengawasan terhadap orang yang kelaur masuk ke Ambon,” jelasnya.

Kini pihaknya terus gencar mengingatkan masyarakat untuk tidak alpa dalam mencuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak. Pada kesempatan itu dia menambahkan bahwa dua poin dari 3M sudah dipahami betul.

Hanya masih kurang soal menjaga jarak. Walikota meminta agar warga Ambon tetap taap menjaga jarak agar semua usaha selama pandemi tidak sia-sia. (PRISKA BIRAHY)

TERASMALUKU.COM


BERITA TERKAIT