Viral Video Penganiayaan di Padang, Keluarga Ungkap Peran Lelaki Berbaju Biru di TKP
LANGGAM.ID | 03/07/2020 16:29
Viral Video Penganiayaan di Padang, Keluarga Ungkap Peran Lelaki Berbaju Biru di TKP

Langgam.id – Video penganiayaan yang dialami seorang remaja perempuan viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di lapangan Kompleks Villa Mega, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

 

Ternyata, pria tersebut teman dari korban berinisial BG. Saat kejadian, pria itu kebetulan lewat dan berhenti berniat menolong korban. Namun, upaya itu tidak berhasil.

“Jadi laki-laki itu mau menolong adik saya. Tapi malah dia yang ingin dipukul. Dia itu kebetulan hanya ketemu di jalan,” kata kakak sepupu korban, Likorni Natalivo (35) saat ditemui di Polsek Padang Selatan, Kamis (2/7/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan kakak kandung korban, Afrizal. Laki-laki itu merupakan kenalan adiknya. “kebetulan lewat. Mungkin dia lewat saat selesai terjadi perkelahian,” jelasnya.

Rambut korban dijambak dengan seorang perempuan yang mengenakan baju berwarna merah. Tak hanya itu, korban juga beberapa kali mendapat pukulan tepat di kepala bagian belakang.

Meskipun korban telah bersujud karena dihimpit remaja yang melakukan penganiaya, namun aksi pemukulan terus terjadi. Bahkan, salah seorang perempuan lainnya berbaju hitam sempat memegangi korban.

Namun dari rekaman video, si perekam meminta rekannya yang memegangi untuk menjauhi korban dan membiarkan perempuan berbaju merah melakukan aksi pemukulan.

Sementara di video selanjutnya, yang merekam sempat menyorot wajah korban. Serta memperlihatkan beberapa luka goresan akibat aksi kekerasan yang dialami korban. Luka goresan itu terdapat di bagian lengan tangan kanan dan kiri korban.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah mempertemukan korban dan terlapor hingga orang-orang yang berada di dalam video. Mereka dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan tersebut.

“Kami melakukan pemanggilan beberapa orang dalam peristiwa tersebut. Hari ini kami melakukan pemeriksaan terhadap empat orang remaja,” ujar Kapolsek Padang Selatan, AKP Ridwan.

Empat orang remaja itu masing-masing berinisial A, yang dalam peristiwa penganiayaan itu merupakan terlapor. Kemudian saksi-saksi remaja berinisial ID yang menjemput korban dan IH, termasuk korban BG.

Ridwan mengungkapkan, penyidik masih mencoba melakukan mediasi dengan kedua belah pihak yang berselisih. Namun apabila tidak ada titik terang, maka akan diproses sesuai prosedur hukum.

“Kami dari penyidik akan mencoba melakukan dengan mempertemukan pihak-pihak yang berselisih melalui pelanta mediasi. Jika tidak dapat berjalan dengan baik, maka kami memakai sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan undangan-undangan nomor 11 tahun 2012 tentang peradilan anak,” tegasnya. (Irwanda/ICA)

LANGGAM.ID


BERITA TERKAIT