Pemkot Ambon Minta Maaf Memakamkan Jenazah di Rumah Tiga, Mengapa?
TERASMALUKU.COM | 04/05/2020 16:15
Pemkot Ambon Minta Maaf Memakamkan Jenazah di Rumah Tiga, Mengapa?

TERASMALUKU.COM,AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon meminta maaf kepada warga rumah tiga terkait pemakaman yang dilakukan oleh pemerintah terhadap pasien riwayat TBC di pemakaman Negeri Rumah Tiga, Taeno. Pasien meninggal di RSUD. Dr. Haulussy itu lantas dimakamkan menggunakan prosedur pemakaman Covid-19 dan menuai kekhawatiran warga.

BACA JUGA : Ini Alasan Mengapa Jenazah Dikuburkan di Pemakaman Negeri Rumah Tiga

BACA JUGA : Lahan TPU Hunut Sudah 90 Persen Tuntas

“Kita minta maaf yang sebesar-besarnya atas pemakaman yang dilakukan di TPU Rumah Tiga, itu langkah pertama dan terakhir yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Juru bicara (Jubir) Gugus tugas (Gustu) kota Ambon, Joy Adriaansz kepada wartawan saat memberikan keterangan pers di Balai Kota Ambon, Sabtu (2/5/2020).

Joy mengakui, pihaknya telah malakukan pertemuan dengan warga Rumah Tiga untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pasien yang meninggal itu, kata Joy, bukan merupakan pelaku perjalanan, tetapi pasien yang riwayat TBC, sehingga diminta untuk warga yang punya penyakit seperti itu agar tetap di rumah saja.

Pertemuan warga dengan pihak pemkot Ambon terkait pemakaman jenazah asal luar Rumah Tiga

“Kita sudah sosialisasi sampai ke tingkat Puskermas di kota Ambon terhadap pasien yang punya riwayat penyakit seperti itu. tinggal di rumah saja,” katanya. Dia juga mengatakan, Pemerintah kota Ambon telah meminta keluarga pasien yang meninggal untuk melakukan isolasi mandiri sampai hasil swap korban keluar.

 
 
“Setelah hasil keluar, jika positif kita pasti akan melakukan Rapid tes juga terhadap keluarganya, tapi langkah awal itu kita meminta keluarga untuk isolasi mandiri dulu,” kata Joy. Joy menambahkan, saat ini pemerintah kota Ambon telah menyiapkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) untuk warga kota Ambon dikawasan Hunut.

Sebelumnya Asisten 1 Kota Ambon Mie Tupamahu bersama Kabag Hukum, Jubir Gustu Kota Ambon bertemu warga Rumah Tiga di pendopo Negeri Rumah Tiga. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam lebih untuk mendegar keluhan, protes kriik juga masukan warga.

Duduk perkara pemakaman jenazah di luar Negeri Rumah tiga pun dituntaskan dan mendengar sejumlah alasan dari pihak pemerintah kota. Bersama tim akhirnya mereka menyatakan untuk tidak lagi menguburkan jenazah asal luar negeri Rumah Tiga di pemakaman khusus.  (ALFIAN SANUSI)

TERASMALUKU.COM


BERITA TERKAIT