Warga Negeri Latu dan Polisi Bentrok, Tiga Warga Tertembak, Satu Orang Tewas
TERASMALUKU.COM | 17/05/2019 14:16
Warga Negeri Latu dan Polisi Bentrok, Tiga Warga Tertembak, Satu Orang Tewas
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat

TERASMALUKU.COM-Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhammad Roem Ohoirat menjelaskan kronologis tertembaknya tiga warga Negeri Latu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku Rabu 15 Mei 2019 malam.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis 16 Mei 2019, Ohoirat mengatakan peristiwa ini terjadi saat pasukan Brimob Polda Maluku Kompi Amahai dari Kota Masohi melintasi Latu menuju Polsek Amalatu. Di Latu, pasukan Brimob dengan mobil truk tidak bisa lewat karena jalan dibarikade warga.

BACA: Ratusan Item Pangan Kedaluwarsa, Rusak dan Tanpa Izin Di Ruko Batumerah

Warga mencegat pasukan Brimob melintasi jalan tersebut. Akibatnya terjadi chaos, kekacauan. Terjadi rentetan tembakan. Tak hanya itu, ada ledakan bom. Ohoirat menegaskan, pasukan Brimob diserang warga dengan tembakan, dan lemparan bom. Menurut Ohoirat anggota Brimob hanya bisa mundur dengan mengeluarkan tembakan.

Tiga orang tertembak dalam peristiwa Rabu malam itu. Seorang diantaranya yakni Sulaiman Patty tewas dengan luka tembak di dada, sedangkan dua lainnya kritis. Ohoirat tidak bisa mengelak korban tertembak senjata anggota Brimob. Namun ia juga tidak bisa menyebutkan apakah itu benar atau tidak. Karena menurut warga juga menyerang polisi dengan tembakan dan lemparan bom.

BACA: Ini Penjelasan Lion Group Soal Batik Air Hentikan Penerbangan Ke Ambon

Peristiwa berdarah ini merupakan rangkaian dari protes warga atas penangkapan seorang warga Latu berinisial KP di depan Mapolsek Kairatu, Rabu 15 Mei 2019 siang. KP menjadi tersangka pembunuhan Syamsul Lussy, wara Negeri Hualoy di hutan Latu pada Minggu 5 Mei 2019. (ADI)

TERASMALUKU.COM


BERITA TERKAIT