Pelaku Pembunuhan Diringkus Polisi di Pondok Kebun Warga Setelah 3 Hari jadi Buronan
JAMBERITA.COM | 02/07/2020 16:29
Pelaku Pembunuhan Diringkus Polisi di Pondok Kebun Warga Setelah 3 Hari jadi Buronan

JAMBERITA.COM, MUARASABAK - Kasus pembunuhan yang terjadi pada Senin (28/6) dini hari lalu sekitar pukul 03.00 WIB, saat ini pelaku atas nama Mustafa (35) telah diringkus oleh tim Satreskrim Polres Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), pada Rabu (1/7) kemarin.

Pelaku diamankan di Sungai Niur Parit 10 Dusun I Desa Siau Dalam, Kecamatan Muara Sabak Timur. Saat ditangkap, pelaku sedang beristirahat di pondok di salah satu kebun milik warga.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Deden Nurhidayah mengatakan, ketika Tim Satreskrim Polres Tanjabtim melakukan penyergapan di pondok tersebut, pelaku tidak melakukan perlawanan, sehingga anggotanya dengan mudah membawa pelaku.

"Tiga hari kita melakukan pengejaran terhadap pelaku, akhirnya pelaku dapat kita tangkap," katanya.

Kapolres menceritakan, bahwa dari hasil introgasi sementara, setelah kejadian pelaku sempat kebingungan saat melarikan diri tidak tahu arah tujuan. Bahkan pelaku sempat tersesat dan bertanya kepada orang yang ditemuinya.

"Setelah kita mendapatkan informasi, bahwa pelaku sedang bersembunyi di salah satu kebun milik warga, maka tim langsung menuju lokasi," terangnya.

"Dari pelaku kita juga mengamankan senjata tajam berupa parang panjang," sambungnya.

Selanjutnya Kapolres menjelaskan, untuk motif berdasarkan pengakuan sementara pelaku, ada selisih faham masalah rokok. Pelaku ini katanya sempat diajak duel sama korban. "Jadi permasalahannya karena rokok," katanya.

Sementara, dari hasil pengakuan Mustafa, bahwa memang permasalahannya karena kesalahfahaman rokok, bukan karena masalah lain atau dendam. Pembacokan yang dilakukannya itu pun terjadi secara tiba-tiba, karena korban meneriaki pelaku dari luar mengajak duel.

"Jafar menyuruh saya keluar, katanya kalau kamu berani keluar kita bertujah, itu katanya," katanya.

Karena korban sudah sangat marah, maka Mustafa rencananya ingin melarikan diri saja. Namun, saat Dia membuka pintu, ternyata korban sudah menunggu didepan pintu. Sehingga secara reflek pelaku langsung membacok korban dengan parang.

"Setelah itu saya langsung lari tidak tahu tujuan. Saya sempat ketemu orang di Parit Nipah nanya arah jalan, dan sampai lah saya di pondok kebun warga itu," ujarnya.

Untuk diketahui, M. Jafar (19) warga Komplek Perumahan Aliyah dan MTs Al-amanah RT 02 Dusun Makmur Jaya Desa Alang-alang, Kecamatan Muara Sabak Timur, meninggal dunia setelah dibacok oleh tetangganya sendiri Mustafa (35) pada Senin (28/6) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. (hrd)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT