Sejumlah Kades di Tanjung Jabung Barat Resah, Wartawan Bodong Minta Uang Halal bi Halal
JAMBERITA.COM | 02/06/2020 15:29
Sejumlah Kades di Tanjung Jabung Barat Resah, Wartawan Bodong Minta Uang Halal bi Halal

JAMBERITA.COM - Sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini sedang resah. Pasalnya, ulah oknum seseorang yang mengatasnamakan wartawan meminta sumbangan ke sejumlah kades dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan Halal Bi Halal hingga donasi anak yatim.

Oknum Wartawan yang mengaku bernama Budi itu nekat meminta kepala desa untuk mengirimkan sejumlah uang ke nomor rekening berbeda-beda.

Kepala Desa Terjun Gajah Anto Hasibuan saat dikonfirmasi membenarkan ada wartawan bernama Budi yang mengaku Wartawan Radar Tanjab dan meminta sumbangan untuk kegiatan Halal bi Halal Harian Pagi Radar Tanjab.

"Ya saya sudah kirim ke yang bersangkutan ke nomor rekening BNI atas nama Mimi Kamilah sebesar Rp150 ribu," katanya kepada awak media, Selasa (2/6/20).

Dikatakan Anto, pihaknya juga telah menghubungi Pemred Harian Pagi Radar Tanjab untuk memastikan yang bersangkutan adalah Wartawan Radar Tanjab.

"Pak Yasmin sudah kita hubungi, katanya bukan wartawan Radar Tanjab dan Radar Tanjab tidak ada event sama sekali, tetapi terlanjur kita transfer," ungkapnya sembari menunjukkan bukti transfer.

Hal yang sama juga dikatakan Kades Sungai Kayu Aro Kecamatan Senyerang, Sutiman yang juga mengaku dihubungi oknum Wartawan Radar Tanjab bernama Budi.

"Ya betul, ini dia WA saya dan telpon saya meminta bantuan dan mengundang saya acara Halal Bi Halal yang digelar Radar Tanjab," ungkapnya sembari menunjukkan Whatsapp (WA).

Namun, Sutiman mengaku belum mentransfer dana yang diminta karena curiga dengan oknum wartawan tersebut. "Untungnya belum sampai transfer," ujarnya.

Begitu halnya, dengan Kades Sungai Jering Kecamatan Pengabuan, Muhammad Arbani juga mengakui mendapat WA dari oknum wartawan dengan nomor yang sama dengan kades lainnya. "Ya, dia WA saya katanya kegiatan di Kualatungkal," kata dia.

Sementara itu, Pemred Radar Tanjab Yasmin saat dikonfirmasi mengatakan jika tidak memiliki wartawan bernama Budi dan Radar Tanjab tidak ada aktivitas dan even dalam beberapa bulan terakhir ini.

"Kita tidak punya wartawan bernama Budi dan Radar Tanjab tak ada aktivitas maupun even selama beberapa bulan terakhir," katanya.

Yasmin juga meminta kepada kepala desa agar para Kepala Desa jangan telalu percaya jika ada yang mengatasnamakan Radar Tanjab dan dirinya meminta agar menghubungi pihak Radar Tanjab. "Kami pinta kades jangan terlalu percaya dengan adanya oknum yang mengatasmakan Radar Tanjab, langsung hubungi saya saja," ujarnya. (Henky)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT