Bakal Calon Gubernur Saling Jegal Berebut Tiket Partai ke Pilgub Jambi
JAMBERITA.COM | 12/03/2020 15:10
Bakal Calon Gubernur Saling Jegal Berebut Tiket Partai ke Pilgub Jambi
Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

JAMBERITA.COM- Dari 11 Partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD Provinsi Jambi, belum ada satupun Cagub yang mendapatkan rekomendasi DPP secara resmi. Meski beberapa parpol sudah ada memberikan sinyal dukungannya. Lagi-lagi surat keputusan DPP masih menunggu waktu yang tepat.

Para kandidat bakal calon hingga saat ini masih berburu partai politik untuk menjadi perahunya maju pada Pilgub Jambi 2020. Dari beberapa geriliya yang dilakukan kandidat, sejumlah parpol sudah bisa diprediksi arah dukungannya.

Mulai dari Al Haris, Bupati Merangin ini tercatat saat ini sudah ada Partai Berkarya yang menyatakan dukungan. Sebelum itu ada PKS yang menyebutkan condong, meskipun peluangnya untuk mendapatkan PKS masih bisa diganggu oleh Fasha. Selain itu, jika benar Al Haris berpasangan dengan Abdullah Sani dan direstui maka PDIP akan menjadi milik Bupati Merangin 2 periode ini. Dengan 3 partai ini saja, Al Haris sudah bisa dipastikan maju gelanggang Pilgub.

Walikota Jambi Sy Fasha sendiri dari awal sudah menununjukkan taring dengan mendapatkan dukungan dari PPP. Selain PPP sendiri, Demokrat juga berpeluang untuk didapat oleh kader Golkar ini jika nantinya memang memutuskan berpasangan dengan Asafri Jaya Bakri (AJB).

Hanya saja memang ada perkembangan bahwa Fachrori Umar sebagai petahana juga menginginkan Demokrat. Gerindra juga hingga saat ini masih berpeluang untuk didapat oleh Fasha meskipun usahanya untuk dapatkan Gerindra tetap diganggu oleh Fachrori Umar.

Fachrori Umar sendiri sebagai petahana diprediksi mulus mengantongi dukungan dari Partai NasDem, karena dirinya sendiri merupakan Ketua Dewan Pertimbangan NasDem. Selain itu, Hanura juga sepertinya didalam genggaman Fachrori mengingat Ketua Hanura saat ini memiliki hubungan keluarga. Beberapa pertemuan yang terpantau media ini juga kerap terlihat jika mereka terlihat mesra.

Terakhir, Gerindra dan Demokrat masih tetap diusahakan oleh Wakil Gubernur 2 periode ini dalam pertaruhannya dengan Sy Fasha.

Terakhir adalah Cek Endra yang baru-baru ini menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi. Dengan itu, Golkar bisa dipastikan ada didalam perahu ya untuk maju Pilgub.

Selain itu, kabar terakhir terdengar bahwa PKB berkemungkinan besar mendukung Bupati Sarolangun ini. Meski PKB juga memiliki hubugan baik dengan Al Haris lewat HBA. HBA memiliki kedekatan dengan ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Dengan perhitungan dan prediksi ini, sudah bisa dipastikan akan ada 4 calon yang akan bertarung dan minimal 3 calon yang akan maju.

Terakhir hanya tinggal menunggu PAN yang dari awal mendukung Bakri untuk maju Pilgub. Hanya saja hingga saat ini dari semua partai yang didaftarinya, belum ada satu partaipun yang mengarahkan dukungan kepada Anggota DPR RI ini.

Namun, Sinyal terakhir Al Haris mendekati PAN melalui jalur sejumlah bupati PAN yang memberikan dukungan ke Al Haris.

Lalu bagaimana tanggapan parpol sendiri?

Bendahara DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Muhammad Yasir ketika dikonfirmasi menyebutkan Gerindra hingga saat ini belum menentukan dukungan kepada siapapun pada perhelatan Pilgub Jambi 2020. Karena ini semua merupakan ranah yang diatur oleh DPP "Kami juga ingin nantinya siapapun yang didukung oleh Gerindra menang," katanya kepada Jamberita.com, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan, untuk itulah pihaknya akan hati-hati untuk menentukan dukungan karena Gerindra sendiri merupakan pemenang kedua di Jambi. Yang pasti, semua calon yang mendaftar di Gerindra diperlakukan sama. "Intinya siapa pun yang paling tinggi elektabilitas dan kapabilitas dan diminati oleh masyarakat. Maka kesanalah Gerindra akan mendukung bakal calon," tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Mirza Havis mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan survei kedua. Untuk masalah dukungan sendiri pihaknya akan sampaikan secepatnya setelah survei kedua selesai. "April kemungkinan akan kita sampaikan kemana arah dukungan Demokrat pada Pilgub Jambi," katanya.

Mengenai kader internal sendiri, partainya akan tetap melihat hasil survei yang terakhir ini bagaimana. Makanya untuk saat ini tidak bisa menyampaikan secara detil karena harus dapatkan hasil survei ini dahulu. "Jika surveinya bagus akan kita pasangkan, intinya kita tetap maunya Gubernur," tutupnya.

Dilain pihak, Tadjudin Hasan yang merupakan Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi menegaskan partainya hingga saat ini belum menentukan arah dukungan pada Pilgub Jambi. Selain itu, pihaknya merasa itu semua merupakan keputusan dari DPP karena mereka yang punya kebijakan. "Kami di provinsi ini hanya meneruskan saja, 'ujung pena' nya tetap ada ditangan DPP," katanya.

Ia menyebutkan, semua calon yang mendaftar di PKB sendiri tetap pihaknya perlakukan sama. Hanya saja jika memang itu keputusan dari DPP, pihaknya hanya akan 'sami'na wa atho'na' . "Ditambah lagi DPP juga belum ada meminta masukan yang biasanya diminta," tandasnya.

Terhadap perkembangan dan prediksi itu, Mochammad Farisi selaku Pengamat Politik mengatakan saat ini baik bakal calon maupun partai politik terus melakukan komunikasi. Meskipun beberapa partai hampir menyatakan dukungan, hanya saja belum ada hitam diatas putih. "Karena yang paling penting itu adalah DPP yang memberikan dukungan dengan meyakinkan mereka layak untuk didukung. Selain itu juga isi tas dan hasil survei juga harus kuat," katanya.

Ia mengatakan, memang hingga saat ini yang terlihat untuk maju pada Pilgub Jambi adalah 4 bakal pasangan calon. Dengan 55 kursi yang ada masih besar peluang untuk bisa muncul 4 calon yang saat ini terus-terusan sosialisasi. "Malahan ini juga bisa mengecil jadi hanya 3 pasangan, karena memang semuanya masih berburu perahu partai. Kita tinggal melihat akhirnya saja," tandasnya. (am)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT