Proyek Revitalisasi Asrama Haji Rp 53 M Jadi Bancakan, Eks Kakanwil Kemenag Jambi Ditahan
JAMBERITA.COM | 29/10/2019 17:44
Proyek Revitalisasi Asrama Haji Rp 53 M Jadi Bancakan, Eks Kakanwil Kemenag Jambi Ditahan
Eks Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi saat dilimpahkan Polda Jambi ke Kejati

JAMBERITA.COM – Sebanyak 7 Tahanan terkait dengan kasus Asrama Haji akhirnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jambi, Selasa (29/10/2019). Tahanan yang mengenakan rompi orange dan kompak menutup muka dengan masker. Dimana dari tujuh orang termasuk mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Taher Rahman.

Tahanan yang dikawal pihak kepolisian sampai di Kejati Jambi sekitar 9.25 WIB dengan tangan terborgol. Adapun 7 tahanan sendiri langsung dibawa masuk untuk pelimpahan berkas tahap II dan juga tersangka.

Para tahanan sendiri ketika sampai langsung masuk dengan menutup diri dan langsung masuk.

BACA: Mantan Bos Ditahan, Pegawai Kanwil Kemenag Datangi Kejati Berikan Simpati

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengusut dugaan korupsi dalam proyek revitalisasi asrama haji di lingkungan Kanwil Kemenag Jambi.

Dalam kasus ini, pihak Ditkrimsus menahan tujuh orang tersangka. Dimana, satu dari tujuh tersangka yang ditahan adalah mantan Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Taher Rachman.

Enam tersangka lainnya yaitu Tendri, Dasman, Edo, Bambang, Johan dan Eko. Tiga nama terakhir adalah petinggi PT Guna Karya Nusantara (GKN) berkedudukan di Banten, yang melaksanan proyek revitalisasi gedung lima lantai yang diduga bermasalah tersebut.

BACA: Uang Sempat Berpindah Kamar Usai OTT, Elhelwi Sebut Tidak Berani Temui Atau Telepon Siapapun

Menurut informasi, proyek yang dikerjakan PT GKN mencapai Rp 53 miliar. Namun, dalam pelaksanaannya proyek tersebut diduga bermasalah. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara mencapai Rp 11,5 miliar. (am)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT