Kisah Penumpang Garuda Gagal Mendarat di Jambi, berputar 3,5 Jam dan kembali ke Bandara Soekarno Hatta
JAMBERITA.COM | 16/10/2019 16:45
Kisah Penumpang Garuda Gagal Mendarat di Jambi, berputar 3,5 Jam dan kembali ke Bandara Soekarno Hatta
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng (19/12). TEMPO/Mahanizar Djohan

JAMBERITA.COM- Penerbangan Jakarta-Jambi memberikan cerita tersendiri bagi salah satu Penumpang Garuda. Hasab Mabruri salah satu penumpang bercerita seharusnya tiba di Jambi pukul 06.00. Namun karena kabut asap harus kembali cengkareng bahkan sempat lama berputar di langit selama 3,5 jam.

Pesawat garuda dengan nomor penerbangan GA 130 harus kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. " Pesawat GA 130 Jakarta-Jambi gagal mendarat, setelah berputar di udara kurang lebih 3,5 jam, kembali ke bandara Soetta Jakarta, " ujar Hasan Mabruri.

BACA: Kaburt Asap pekat Pesawat garuda dan Lion Air Gagal Mendarat di Jambi kKembali Lagi ke Cengkareng

Akhirnya pukul 14.00 ini bisa mendarat dengan selamat di Jambi. Kabut asap di Kota Jambi makin menjadi pagi ini. Suasana sangat tidak stabil, kabut asap bahkan masuk ke dalam rumah.

Berdasarkan pantauan dari pukul 06.0 hingga pukul 07.30 pagi ini, jarak pandang hanya 500 meter. Bahkan, saat melakukan perjalanan, mata terasa pedih. Kabut asap pagi ini terasa lebih tebal dalam seminggu terakhir.

Rupanya tingkat indeks standar pencemaran udara (Ispu) 1.618 di Kota Jambi pagi ini ini masuk kategori berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan data Air Quality Monitoring Systim (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, yang dirilis Humas Pemkot Jambi, Data realtime pukul 07.00 wib tgl 16 Okt 2019. Parameter PM2.5 nilai 1360. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya.

Sehari sebelumnya Pemkot Jambi sudah mengambil kebijakan meliburkan anak TK/PAUD. sementara untuk SD dan SMP jam masuk diperlambat menjadi 8.30.(*/sm)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT