Kabut Asap di Jambi Semakin Pekat, Sekolah Diminta Pulangkan Siswa
JAMBERITA.COM | 16/10/2019 09:30
Kabut Asap di Jambi Semakin Pekat, Sekolah Diminta Pulangkan Siswa

JAMBERITA.COM- Kabut asap yang pekat pagi ini memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil kebijakan untuk memulangkan siswa lebih awal.

Dalam rilis yang dikeluarkan Humas Pemkot Jambi, berdasarkan data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, trend kualitas udara dalam 6 jam terakhir berfluktuasi berada dalam kondisi DIATAS BAKU MUTU, kategori Berbahaya.

BACA: AJI Kecam Intimidasi Oknum PT EBN Terhadap Jurnalis yang Liput Aksi Protes Pedagang Angsoduo

“Berdasarkan hasil koordinasi DLH Kota Jambi, Dinkes Kota Jambi dan Disdik Kota Jambi, untuk ini disampaikan bahwa Kepala Sekolah SD Dan SMP Sederajat, dapat mengambil kebijakan memulangkan siswa lebih awal,” kata Kabag HumasKota Jambi, Abu Bakar dalam keterangan tertulisnya.

Pihak sekolah diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemerintah Kota Jambi melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telpon, pesan singkat WhatsApp, Media Sosial maupun Media Massa.

Kebijakan tersebut diatas, diambil dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat Maklumat Walikota Jambi, Nomor : 180/179 /HKU/2019, Tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap.

Pagi ini kabut asap di Kota Jambi terasa makin pekat. Berdasarkan pantauan kami dari pukul 06.00 hingga pukul 07.00 pagi ini hanya sekitar 500 meter saja. Bahkan, saat melakukan perjalanan, mata terasa pedih. Kabut asap pagi ini terasa lebih tebal dalam seminggu terakhir.

Tidak hanya itu, asap juga terasa di dalam rumah. Bau asap menyengat masuk dari ventilasi meski pintu tertutup. Meski berada di rumah mata tetap terasa perih.

Rupanya tingkat indeks standar pencemaran udara (Ispu) di Kota Jambi pagi ini ini masuk kategori berbahaya bagi kesehatan.

Berdasarkan data Air Quality Monitoring Systim (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, yang dirilis Humas Pemkot Jambi, data realtime pukul 06.30 wib tanggal 16 Oktober 2019. Parameter PM2.5 nilai konsentrasi 1128. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya.

BACA: Prihatin dengan Video Perkelahian Siswa SMPN 1, KFA: Sekolah Harus Berikan Penguatan Moral

Bahkan, data terbaru pukul pukul 07.00 wib Parameter PM2.5 nilai 1360. Diatas baku mutu. Kategori Berbahaya. "Naik lagi jam 7 ini," kata Abu Bakar, Kabag Humas Kota Jambi.

Sehari sebelumnya Pemkot Jambi sudah mengambil kebijakan meliburkan anak TK/PAUD. sementara untuk SD dan SMP jam masuk diperlambat menjadi 8.30.(sm)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT