Gara-gara Kabut Asap Pekat, Lion Air Gagal Mendarat di Jambi, Putar Balik ke Cengkareng
JAMBERITA.COM | 15/10/2019 09:40
Gara-gara Kabut Asap Pekat, Lion Air Gagal Mendarat di Jambi, Putar Balik ke Cengkareng
Lion Air. TEMPO/Ifa Nahdi

JAMBERITA.COM- Kabut asap yang melanda Kota Jambi mulai menganggu jadwal penerbangan. Termasuk pagi ini kabut asap terasa pekat. sehingga menyebabnya jarak pandang menembus 800 meter.

Akibatnya pesawat Lion Air dari Jakarta tujuan Jambi batal mendarat. Diketahui pesawat tersebut gagal mendarat Selasa 15 Oktober 2019 sekitar pukul 06. 18 wib.

BACA: Kapolda Jambi Benarkan Adanya Penangkapan Terduga Teroris di Bungo

Informasi yang diperoleh pesawat yang gagal mendarat tersebut yakni Lion jt600 (CGK-DJB) dari Bandara Soekarno Hatta menuju Jambi. Mereka berangkat sekitar pukul 05.20."Ga bisa darat balik lagi pesawatnya,"kata salah satu PNS Pemprov Jambi saat ini sedang berada di Bandara Sultan Thaha.

Ia mengatakan saat ini dirinya sudah persiapan untuk keberangkatan ke Jambi lagi setelah gagal mendarat. "Iya sekarang persiapan terbang," kata PNS ini.

Sementara itu, informasi yang kami terima, ada sejumlah penerbangan juga tertunda lantaran jarak pandang yang sempat menembus 100 Meter di bandara. "Kalau kemarin Senin 13 Oktober 2019 titik terendah sekali sekitar pukul 09.00 wib itu 100 meter sampai 800 meter,"ujarnya.

BACA: Kecewa, Banyak "Bu Dewan" di Jambi Tak Datang di Acara Peningkatan Kapasitas Perempuan

General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi Muhamad Hendra saat dikonfirmasi terkait jarak pandang mengatakan jarak pandang pada pukul 06.00 wib sampai 06.18 wib hanya mencapai 800 meter. "Saat ini 800m,"katanya.

Dia menegaskan satu pesawat Lion Air gagal mendarat dan memilih kembali ke Soekarno Hatta karena jarak pandang akibat asap. "Lion Air JT600 (CGK-DJB) kembali ke CGK krn jarak pandang rendah,"tandasnya.(sm)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT