Jaringan Sabu Libatkan Polisi Polda Riau, Dapat Barang dari Napi Lapas Pekanbaru
JAMBERITA.COM | 11/10/2019 16:12
Jaringan Sabu Libatkan Polisi Polda Riau, Dapat Barang dari Napi Lapas Pekanbaru

JAMBERITA.COM - Dua dari tiga pengedar sabu asal Provinsi Pekanbaru Ruzimal (43) dan Budi Setiawan (32) harus meringis kesakitan karena betisnya ditembus timah panas anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi.

Kedua orang itu bersama satu rekannya yakni Rudi Sipahutar (53) yang merupakan oknum aparat Kepolisian Daerah (Polda) Riau kedapatan menyeludupkan sabu seberat 3 kilogram.

BACA: Usai Tabrak warung dan Serempet Pajero, Sopir Ini Pingsan

Ketiga orang itu ditangkap oleh tim gabungan Tim Resmob Polda Jambi dan BNNP Jambi Kamis, 19 September 2019 lalu sekitar Pukul 05.30 WIB di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Kepala BNNP Jambi, Brigjend Pol Heru Pranoto mengatakan ketiga pelaku ini membawa barang haram itu dari Kota Pekanbaru dan sudah dua kali melancarkan aksinya.

"Pelaku ini sebelumnya 9 September 2019 lalu telah menyelundupkan sabu ke Provinsi Jambi," ujarnya, Jum'at 11 Oktober 2019.

Dari dua kali beraksi ini ketiga pelaku mendapatkan barang haram itu dari sumber yang sama. Yakni dari nrapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II Pekanbaru yang berinisial DD.

"Kita sudah koordinasi dengan Polresta dan Polda Pekanbaru untuk melakukan pengembangan lebih lanjut dalam upaya penangkapan dan pengungkapan," katanya.

Menurut Heru, dari hasil analisa dan evaluasi daerah Jambi ini dinilai cukup rawan dalam peredaran narkotika, karena Jambi disamping jalur pelintasan, juga menjadi sasaran dari peredaran.

Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti 3 bungkus besar plastik warna hijau bertuliskan Qing Shan yang berisikan serbuk kristal putih, 1 unit kendaraan roda empat Toyota New Avanza warna silver BH 1217 HK.

1 unit HP Samsung Type Galaxy J2 Pro wana hitam, 1 unit HP Samsung Type SM-B109E warna putih, 1 buah pirek berisi sabu, 1 unit HP Xiomi Type 6A warna putih, 1 unit HP Nokia warna hitam dan 1 unit HP Xiomi Type 4X warna hitam gold.

BACA: Warga Kembali Gunakan Masker, Asap Kiriman Selimuti Kota Tungkal

"Ketiga tersangka ini dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," jelasnya.

Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawar untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan dan atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 Gram dan atau percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika Narkotika.(afm)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT