Suami Sudah 2 Periode, Dua istri Bupati Siap Gantikan Maju di Pilkada 2020
JAMBERITA.COM | 05/09/2019 13:33
Suami Sudah 2 Periode, Dua istri Bupati Siap Gantikan Maju di Pilkada 2020

JAMBERITA.COM - Pilkada 2020 atau Pilkada serentak di Jambi banyak memunculkan figur potensial untuk maju menjadi orang nomor satu. Yang menarik perhatian adalah munculnya para figur wanita yang memang sudah memiliki kekuatan dan basis serta ketokohan, terutama para istri kepala daerah.

Mereka adalah Yunninta Asmara, istri Bupati Batanghari Syahirsah dan Cici Halimah, istri dari Bupati Tanjab Barat Safrial. Dua Ketua PKK ini memiliki kekuatan untuk maju pada pilkada 2020 yang akan dilaksanakan di daerah menggantikan suami mereka yang sudah dua periode.

BACA: Jambore TP PKK Tingkat Provinsi Jambi Resmi Dibuka

Hal ini bukan tanpa alasan mengingat mereka semua adalah para anggota DPRD di Batanghari dan Tanjab Barat. Malahan mereka menjadi legislator itu sudah masuk pada periode ketiga.

Mochammad Farisi selaku pengamat politik menyebutkan, mereka berdua memiliki modal kapital dan modal sosial. Modal sosialnya sudah teruji pada pemilu lalu dan kembali terpilih sebagai anggota dewan. Ini membuktikan bahwa mereka memiliki basis massa. "Ditambah lagi dengan kekuatan dinasti politik yang mereka miliki, yaitu sebagai istri bupati," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Rabu (4/9/2019).

Ia mengatakan, selain itu mereka juga punya modal kapital yang dalam artian memiliki finansial yang kuat. Semua modal ini sudah mereka berdua miliki dan memang berpotensi kuat untuk menang jika memang nantinya mereka memastikan diri untuk maju. "Karena mereka sudah dikenal sejak lama dan sudah lama didalam dunia politik dan legislatif," ujarnya.

Akan tetapi, untuk memastikan menang sendiri tidak bisa langsung dipastikan dari sekarang. Karena para calon lain yang berpotensi akan menjadi lawan mereka juga tidak bisa dianggap remeh. Untuk hal ini akan banyak pertimbangan yang harus dilihat. "Survei, tipe masyarakat, ketokohan, kekuatan partai pengusung, pasangan calon juga menjadi catatan," sebutnya.

"Hasil survei juga sangat menjadi penentu, karena partai politik juga pasti akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan arah dukungan," katanya. (am)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT