Bantah Ada Kebakaran Hutan, Gubernur Jambi: Asap dari Palembang Anginnya ke Jambi
JAMBERITA.COM | 19/08/2019 17:21
Bantah Ada Kebakaran Hutan, Gubernur Jambi: Asap dari Palembang Anginnya ke Jambi

JAMBERITA.COM - Meski diselimuti kabut asap Karnaval Pembangunan HUT RI ke 74 Provinsi Jambi yang dimulai dari SMPN 2 menuju depan Rumah Dinas Gubernur di kawasan Ancol berlangsung meriah, Minggu (18/8/2019).

Sesampai di depan Rumah Dinas Gubernur, mereka para peserta dengan menunjukkan berbagai atraksi dan keunggulan mereka ke masyarakat.

Ini juga langsung disambut Gubernur Jambi Fachrori Umar, Ketua TP PKK, Sekda dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Jambi.

BACA: Pawai Pembangunan Provinsi Jambi HUT RI, Dari Fachrori hingga Satpol PP Gunakan Masker

Dalam kesempatan ini, Fachrori Umar juga membagikan masker gratis kepada warga masyarakat yang turut hadir dan menyaksikan kemeriahan tersebut.

Gubernur Jambi Fachrori mengklaim bahwa asap yang menyelimuti kota Jambi itu merupakan kiriman dari Provinsi tetangga." Masalah kabut asap ini, sebenarnya di Jambi boleh dikatakan tidak ada kebakaran, yang ada itu dari Palembang anginnya ke Jambi, begitu juga dari Riau," ungkapnya.

Lebih lanjut, mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Jambi Fachrori menegaskan dalam waktu dekat ini akan memanggil Walikota dan Bupati se-Provinsi Jambi untuk membicarakan persoalan itu.

"Masalah gambut pada musim panas ini, memang itu kalau bisa dibuat semacam menara atau steleng dan menugaskan tenaga kerja untuk menunggu disitu, supaya nanti kalau ada kebakaran cepat kelihatan, jangan dibiarkan," tegasnya.

BACA: Dampak Kabut Asap, Walikota Jambi Fasha Liburkan Siswa TK dan Kelas 1-4 SD 

Kalau hanya menghimbau masyarakat, kata Fachrori, masyarakat jauh dari jangkauan melainkan sebaiknya itu adalah tugas daripada Gubernur Walikota dan para Bupati. "Kalau hanya dihimbau masyarakat, masyarakat nya jauh dari rumahnya, maka kita akan usahakan dan rapat nanti mungkin mereka tidak tahu tentang ilmu," tambahnya.

"Nah ini kelemahan mereka, dia memang mungkin sebagai bupati tetapi ilmunya, dia tak tahu apa-apa, hanya ingin gembiranya saja, mencari duit saja inilah persoalan, oleh karena itu mudah-mudahan nanti akan kami panggil," pungkasnya.(afm)

JAMBERITA.COM


BERITA TERKAIT