3 Tahanan Divonis Hukuman Mati Belum Dieksekusi, Kajati: Masih Banyak Perdebatan
JAMBERITA.COM | 23/07/2019 12:54
3 Tahanan Divonis Hukuman Mati Belum Dieksekusi, Kajati: Masih Banyak Perdebatan

JAMBERITA.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi merilis capaian kerja selama periode Januari-Juni 2019 dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke 59 tahun.

Kepala Kejati Andi Nurwinah menyatakan di bidang Pidana Umum (Pidum) selama periode ini terdapat SPDP 1.049 perkara yang mereka tangani.

Baca juga: Berharap Ada Jam pelajaran Yang Diisi Oleh Tentara

Itu terdiri dari berkas perkara tahap I berjumlah 922 perkara, berkas yang telah dinyatakan lengkap/P-21 sebanyak 889 perkara dan perkara penyidikan diberhentikan sebanyak 7 perkara.

"Penyerahan tersangka dan Barang Bukti (BB) dari penyidik/tahap II, 834 perkara, dilimpahkan ke pengadilan sebanyak 826 perkara, upaya hukum. Banding 21 perkara, kasasi 1 perkara, PK 8 perkara," ungkapnya saat menggelar press release, (21/7/2019).

Nurwinah menuturkan dari perkara tersebut diantaranya, eksekusi dan eksaminasi sebanyak 664 perkara sementara untuk tiga 3 orang untuk dilakukan hukuman mati belum bisa dieksekusi dan sampai saat ini masih dalam tahanan di Nusa Kambangan.

"Itu atas nama, Syofial alias Iyen, Syargawi Als Ali dan Harun, itu belum dilakukan eksekusi karena masih banyak perdebatan pro dan kontra dimana mereka harus dieksekusi, ini sudah inkrah," terangnya.

Lebih lanjut, Nurwinah menjelaskan untuk penanganan di bidang Pidana Khusus (Pidsus) mereka melakukan penyelidikan sebanyak 26 perkara, penyidikan 16 perkara, penuntutan 10 perkara.

"Penyelamatan uang negara se Wilayah Hukum Kejati Jambi itu sebesar Rp 2.300.840.432 (Dua Miliar Tiga Ratus Juta Delapan Ratus Empat Puluh Ribu Empat RatusTiga Puluh Dua Rupiah)," pungkasnya.(afm)

jamberita.com


BERITA TERKAIT