Dinonjob Kadis Perkim Melawan, Netti: Pemberhentian Ini Kangkangi UU ASN
JAMBERITA.COM | 28/05/2019 13:20
Dinonjob Kadis Perkim Melawan, Netti: Pemberhentian Ini Kangkangi UU ASN

JAMBERITA.COM - Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Pemkab Tanjab Barat, Ir Netti Martini, M.Sc, hari ini Senin (27/5/2019) secara tiba-tiba dicopot dari jabatannya.

Kadis Perkim Netti, menyebut Pemkab Tanjab Barat telah melakukan tindakan semena-mena terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Perkim Tanjab Barat.

Baca juga: Buka Puasa Bersama Masyarakat Jambi Wilayah Barat, Ini Harapan Gubernur Fachrori

Bukan hanya Netti, sebelumnya Kabid Perumahan Apri Dasman dicopot dari jabatannya digantikan Kabid Perumahan David Sihombing ST.

Rupanya bernasib tak jauh berbeda hanya selang beberapa bulan justru David Sihombing mengalami nasib yang sama dinonjobkan.

Kali ini dalam waktu bersamaan Netti bersama bawahannya, yakni Tatak Supriadi ST juga dinonjobkan dari jabatan sebagai pengawas Kasubag perencanaan, evaluasi dan pelaporan program dinas perkim ke Staf Kelurahan Senyerang, dan M Iqbal pelaksana penyusun rencana pemanfataan kawasan dinas perumkim dimutasi ke Staf kelurahan Senyerang.

Kata Netti, penonjoban ini kental kaitan dengan adanya dugaan penolakannya terhadap intimidasi dari pihak orang orang dekat di istana yang ingin mengatur kegiatan di Dinas Perkim Tanjabbar.

Netti mengatakan dia tetap taat dan berpegang teguh pada aturan main yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Ya hari ini saya sudah terima SK nonjob, saya ini eselon II kenapa pemberhentian ini tidak melalui mekanisme sesuai dengan UU ASN, pemberhentian ini kangkangi UU ASN, " tegas Netti Martini, Senin (27/5/2019).

Netti mempertanyakan dasar penonjoban karena Pemkab sejauh ini, ujar Netti, belum ada mengantongi rekomendasi dari KASN.

"Dasarnya apa, ini sudah tindakan semena- mena mengunakan kekuasaan untuk kepentingan oknum tertentu yang ingin mengatur kegiatan di perkim," beber Netti.

"Sebagai PA saya yang bertanggung jawab atas kegiatan di perkim, kenapa harus pihak luar yang mengatur di dinas perkim ini," kata Kadis Perkim, Netti Martini.

Pencopotan Netti Martini diduga kuat berkaitan erat dengan penolakannya terhadap intervensi kerabat dekat Bupati Safrial, inisial AA, yang kini kasus laporan dugaan maladministrasi sedang diperiksa intens di Polres Tanjab Barat.

"Kita masih klarifikasi beberapa pihak terkait," kata Kapolres Tanjab Barat, AKBP ADG Sinaga melalui Kasatreskrim Iptu Dian Purnomo.

"Nanti dikabari apa hasilnya kalau sudah tuntas ya," tandasnya.(Henky)

jamberita.com