Pertanyaannya Polisi Cina, Atau Polisi Mirip Cina?
JAMBERITA.COM | 27/05/2019 12:43
Pertanyaannya Polisi Cina, Atau Polisi Mirip Cina?

Oleh: KBP Dr dr Sumy Hastry Purwanti SpF, DFM

Indonesia memiliki beragam populasi yang tinggal dibelasan ribu pulau, diantara pulau besar yang merupakan tempat tinggal utama manusia Indonesia adalah Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan NTB, NTT serta Papua.

Baca juga: Wawako Zulhelmi dan Satgas Pangan Provinsi Cek Pasar Tanjung Bajure

Masing-masing pulau memiliki kondisi alam yang berbeda, perubahan cuaca, migrasi, pola adaptasi, seleksi dan mutasi adalah faktor yang membentuk fisik penduduk Indonesia hingga saat ini.

Ada variasi ciri seperti bentuk badan, kepala, muka, hidung ,mata ,warna kulit dan sebagainya. Perbedaan tersebut diatas tidak lepas dari sejarah penghunian di Indonesia yang diawali dari penghunian kepulauan Asia Tenggara dengan adanya dua penyebaran populasi.

Pertama adalah kolonisasi paparan sahul/ sahul land (daratan besar yang waktu itu masih menyatukan papua dan australia) dan kedua paparan sunda / sunda land ( daratan yang menyatukan pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatera dengan Semenanjung Malaka yang bersatu dengan daratan Asia).

Jadi paparan sunda adalah daratan yang merupakan kepanjangan dari daratan Asia bagian tenggara. Penyebaran kedua berasal dari Pulau Formosa dan turun keselatan melalui Filipina. Ujung Sulawesi diteruskan ke Jawa dan Sumatera.Terdapat beberapa aliran lain ttg penyebaran populasi diIndonesia . Setelah fosil manusia purba dikawasan Indonesia ditemukan yang sebagian besar tertutup laut, karena di zaman pleistonin ( 1 juta sampai 11 000 tahun yang lalu) permukaan laut pernah turun sampai dengan 200 meter, permukaan laut yang dangkal itu membuat Sumatera, Kalimantan, Jawa dan pulau sekelilingnya menjadi paparan sahul dan paparan sunda.

Keberadaan wilayah itu menjadi penting untuk memahami asal usul migrasi populasi Austronesia dan migrasi kelompok populasi lainnya, Dari sejarah penghunian tersebut kita bisa lihat hubungan antara populasi yang saling berhubungan dan bisa kita lihat sampai sekarang ada penduduk dari Sumatera dengan rahang wajah tegas,bentuk mata sipit ,bentuk kepala kecil, rahang runcing, tulang mata menonjol dan lain sebagainya, sehingga bila kita kenegara Philipina akan banyak yang mirip dengan penduduk di Indonesia, berkulit sawo matang, bermata besar seperti orang jawa,bila kita ke negara Cina hampir semuanya penduduk bermata sipit dan sama dengan penduduk Sulawesi, Kepulauan Nias.

Pusat Kedokteran kesehatan Kepolisian bertanggung jawab penuh untuk mengadakan tes kesehatan fisik, menerima penduduk Indonesia yang ingin menjadi anggota Polri.

Sehat jasmani sesuai tinggi badan dan berat badan,tidak ada cacat fisik dan lain sebagainya,itu semua sesuai dengan standart kesehatan secara umum yang mampu untuk melakukan latihan fisik cukup berat. Walau kulitnya hitam,kuning tidak masalah asal tidak ada penyakit,matanya besar,sipit tidak masalah asal penglihatannya normal bisa untuk latihan menembak dan latihan militer lainnya.

Jadi tidak masalah polisi bermata sipit, berkulit hitam. Polisi harus sehat jasmani dan rohani untuk menunjang tugasnya dalam menjaga NKRI.(*/sm)

jamberita.com


BERITA TERKAIT