Rumor Jual Beli Data Rekap Kecamatan Mencuat, Paul: Kami Ingatkan, Ini Pelanggaran Etik
JAMBERITA.COM | 30/04/2019 12:26
Rumor Jual Beli Data Rekap Kecamatan Mencuat, Paul: Kami Ingatkan, Ini Pelanggaran Etik

JAMBERITA.COM- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi mensinyalir adanya dugaan pelanggaran dengan modus jual beli formulir DA1 atau hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Baca juga: Jelang Puasa Harga Bapok Di Pasar Angso Duo Dipantau, Terutama Bawang Putih

Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi. Menurutnya, dugaan tersebut timbul karena adanya laporan dari masyarakat.

"Bawaslu mensinyalir ada jual beli DA1 atau rekap pleno kecamatan," bebernya saat dikonfirmasi media ini, Senin (29/4).

Dirinya pun mengingatkan agar PPK untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan. Hal merupakan upaya untuk menodai ajang kontestasi politik lima tahunan.

"Jangan Sampai terjadi hal demikian, karena ini merupakan pelanggaran etik," tuturnya.

Ia menegaskan, data DA1 adalah data yang wajib diketahui publik. Sehingga sudah kewajiban dari PPK untuk menpublikasikannya. "Jangan diperjualbelikan. Kami ingatkan jika terbukti, kami akan melakukan tindakan pengawasan yang tegas," pungkasnya.(sm)

jamberita.com


BERITA TERKAIT