Menkopolhukam: Masalah Papua Bukan Mengenai Isu Merdeka
METROMERAUKE.COM | 01/05/2021 10:28
Menkopolhukam: Masalah Papua Bukan Mengenai Isu Merdeka
Mahasiswa Papua melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Senin, 2 September 2019. Saat aksi itu, mereka membawa dan mengenakan atribut Bintang Kejora yang merupakan simbol dari Gerakan Papua Merdeka. TEMPO/Prima Mulia

Metro Merauke – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam, Mahfud MD menyatakan masalah di Papua kini tidak berkaitan isu merdeka atau referendum. 

Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam keterangan persnya di Jakarta, yang disiarkan secara daring, Kamis (29/04/2021).

Bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengatakan, pemerintah kini berupaya menangani masalah Papua dengan sebaik baiknya.

“Masalah Papua yang kini ditangani dengan sebaik baiknya adalah isu lingkungan hidup. Isu kesejahteraan dan sebagainya. Bukan isu kemerdekaan,” kata Mahfud.

Menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020. Isinya menginstruksikan penyelesaian masalah Papua melalui kesejahteraan. Bukan dengan penyelesaian bersenjata terhadap rakyat Papua.

Adapun pemberantasan teroris atau kelompok kriminal bersenjata di Papua, bukan dilakukan terhadap rakyat Papua.

Akan tetapi terhadap segelintir orang, yang memberontak. Sebab, berdasarkan survei lebih dari 92 persen warga Papua mendukung Republik Indonesia.

“Hanya ada segelintir orang yang memberontak secara sembunyi sembunyi,” ujarnya.

Katanya, sikap pemerintah dan rakyat Indonesia, termasuk rakyat Papua sudah jelas. Berperdoman pada resolusi Majelis Umum PBB Nomor 2504 Tahun 1969 tentang Penentuan Pendapat Rakyat atau PEPERA. 

Melalui PEPERA ketika itu, warga Papua menyatakan wilayah Papua dan Papua Barat, bagian sah dari NKRI. 

Selain itu, tidak satupun negara yang menolak resolusi PBB. Semua negara mendukung menyetujui hasil PEPERA.

Mahfud MD mengatakan, laporan yang dihimpun atau diformulasikan oleh Menteri Luar Negeri, di dunia internasional kini, tidak satupun forum resmi yang membicarakan lepasnya Papua dari NKRI. 

“Di PBB juga tak pernah lagi. Di forum forum resmi juga tidak pernah,” katanya. 

metromerauke.com


BERITA TERKAIT