Dilarang Pacaran Karena Masih Menganggur, Anak di Merauke Tikam Mama Kandung
METROMERAUKE.COM | 15/07/2019 15:37
Dilarang Pacaran Karena Masih Menganggur, Anak di Merauke Tikam Mama Kandung
Korban Ema sedang dirawat di RSUD Merauke | IST

Metro Merauke – Biadab! kata ini pantas disematkan kepada MT yang tega menikam mama kandungnya, Ema Momdoam (57) tahun, warga Jalan Garuda-Spadem, Distrik Merauke dengan menggunakan pisau dapur.

Kasus penikaman tersebut, setelah pelaku tak menerima nasehat mamanya yang melarang untuk tidak boleh pacaran terlebih dahulu, lantaran belum mendapatkan pekerjaan.

BACA: Seorang Pria Ditemukan Tewas Ngambang di Saluran Drainase

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung Sabtu (13/7) membenarkan peristiwa tersebut. “Usai melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri,” katanya.

Kronologis kasusnya, demikian Kapolres, pada Sabtu 13 Juli 2019 sekitar pukul 13.00 WIT, korban menegur pelaku agar tak boleh pacaran, karena belum mendapatkan pekerjaan. Rupanya teguran itu, menyulut emosi pelaku dan tak berpikir panjang, mengambil pisau. Lalu menikam mamanya di punggung sebelah kanan.

Selanjutnya, korban bersama salah seorang saksi Barnabas melaporkan kejadian itu di pos Musamus. Anggota juga menindaklanjuti melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Merauke.

BACA: Dari CCTV Kapal MJB, Keluarga Korban Duga Pembunuhan Nahkoda Direncanakan

Sementara korban, katanya, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Dari keterangan dokter di UGD, menurut Kapolres, luka tikaman itu sedalam 8 centimeter. Sehingga korban masih harus dirawat. Jika lukanya berangsur sembuh, akan diambil keterangan lebih lanjut. (LKF)

METROMERAUKE.COM


BERITA TERKAIT