Jabat Ketua Dewan Penasehat Gerindra, Bupati Sragen Dukung Jokowi Dua Periode
KRJOGJA.COM | 03/08/2018 13:30
Jabat Ketua Dewan Penasehat Gerindra, Bupati Sragen Dukung Jokowi Dua Periode
Bupati Sragen Yuni Sukowati saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor.

SRAGEN, KRJOGJA.com - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mendukung Joko Widodo (Jokowi) terpilih kembali menjadi presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Kendati masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra, Yuni mengaku tidak masalah pilihannya berbeda dengan partai yang menaunginya.

Yuni menilai Jokowi telah berhasil membawa Indonesia menjadi lebih baik dan perlu dilanjut periode kedua. Dukungan Yuni ini bahkan sudah disampaikan langsung saat bertemu Jokowi di Istana Bogor beberapa waktu lalu. Saat itu Yuni diundang bersama bupati se-Indonesia.

“Apa salahnya, sikap itu sebagai wujud rasa cinta dan dukungan seorang anak (bupati) kepada bapak (presiden). Kalau kami minta sebagai anak, menyatakan rasa cinta, dukungan, tentunya sah-sah saja. Apa yang tidak boleh? Bagaimana pun beliau Presiden RI dan kami sudah minta begitu banyak," ujarnya ditemui di kantornya, Kamis (02/08/2018).

Sebagai perempuan yang dilahirkan berdarah Jawa, Yuni mengaku selalu memegang teguh budaya Jawa. "Wong Jawa iki. Setiap habis selesai bicara selalu kami sampaikan, insya Allah Pak Jokowi kami doakan selalu sehat. Kami dukung untuk yang berikutnya, semangat. Beliau betul-betul humble dan welcome," jelasnya.

Yuni menerangkan, pertemuannya dengan Presiden beberapa waktu lalu tidak sendirian, melainkan bersama sekitar 24 kepala daerah lain dari seluruh penjuru Indonesia. Saat itu para kepala daerah yang diundang menunjuk Yuni menjadi juru bicara untuk berbicara kepada Presiden.

Yuni mengaku berbicara menyampaikan aspirasi dan curhatan para kepala daerah di wilayah masing-masing. Tapi tak semua persoalan, hanya yang bersifat lokal disampaikan langsung ke Presiden. Kepala daerah yang masih mempunyai aspirasi yang bersifat lokal, ditulis di secarik kertas lalu disampaikan langsung kepada Presiden. Beberapa poin aspirasi kepala daerah di ntaranya peningkatan kesejahteraan kepala daerah dan kebijakan penganggaran nasional.

Disinggung soal ada atau tidaknya teguran dari Partai Gerindra, Yuni merasa tidak ada alasan bagi partai untuk menegurnya. "Setiap orang bisa ambil sikap apapun terkait pandangan dan sebagainya. Kami saat bertemu Presiden berbicara sebagai kepala daerah. Kami berpikir bagaimana memenuhi kebutuhan daerah yang belum tersentuh," tandasnya.

Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Sragen, Sri Sunaryo mengaku belum mendapat informasi terkait pernyataan dukungan kepada Presiden Jokowi dari Bupati Yuni. Sejauh ini belum ada perintah apapun dari DPP Partai Gerindra dan DPD Partai Gerindra Jateng untuk merespons apa yang disampaikan Yuni Sukowati.

"Saya belum dapat informasi soal itu. Dari DPP dan DPD juga belum ada petunjuk apapun. Tapi kalau memang seperti itu, tentunya itu pilihan pribadi (Yuni). Karena yang namanya politik itu dinamis. Mungkin isi hatinya Mbak Yuni tahun 2015 dengan 2018 sudah berubah. Kalau memang itu kehendak Mbak Yuni kami tidak bisa nggondheli," tuturnya. (Sam)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT