Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Adikarto Belum Ada Kejelasan
KRJOGJA.COM | 05/08/2021 11:52
Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Adikarto Belum Ada Kejelasan
Pelabuhan Gili Mas Lembar Lombok. Dok.GM Pelindo III Baharudin

KULONPROGO, KRJogja.com – Sampai saat ini rencana revitalisasi pelabuhan Tanjung Adikarto di muara Sungai Serang Kalurahan Karangwuni Kapanewon Wates belum ada kejelasan.

“Belum ada perkembangan (revitalisasi-Red.). Saat ini sedang fokus pembahasan pengalihan aset dan status lahan yang ditempati pelabuhan Tanjung Adikarto. Beberapa waktu lalu kami audiensi secara virtual dengan Dirjen Perikanan Tangkap KKP dengan TP5D Pemda DIY. Sampai saat ini, belum ada koordinasi lagi,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kulonprogo, Ir Sudarna pada wartawan, Rabu (4/8).

Untuk kelanjutan pelabuhan Tanjung Adikarto, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi. “Kami masih berkoordinasi untuk mendapatkan pilihan bersama dari beberapa alternatif pemikiran sejumlah pihak yang telah mengusulkan rumusannya. Permasalahan pelabuhan Tanjung Adikarto kompleks, tidak hanya tentang teknis tapi juga menyangkut aset dan status lahan,” jelasnya.

Diungkapkan, DKP Kulonprogo bukan leading sector pengelolaan pelabuhan Tanjung Adikarta. Aset pelabuhan tersebut dialihkan ke Pemda DIY. “Aset pelabuhan Tanjung Adikarto dialihkan dari Pemkab Kulonprogo ke Pemda DIY. Karena yang berwenang mengelola Tanjung Adikarto Pemda DIY. Sementara status lahannya Paku Alam Ground (PAG),” tuturnya menambahkan proses pengalihan aset sudah berjalan sejak beberapa waktu silam.

“Jadi proses pengalihan aset pelabuhan, Pemkab Kulonprogo sudah menyerahkan ke Pemda DIY,” ungkap Sudarna.

Seperti diketahui Pelabuhan Tanjung Adikarto yang dibangun puluhan tahun silam sempat menjadi perhatian pemerintah pusat. Lantaran sejak dibangun hingga saat ini belum juga beroperasional.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau Pelabuhan Tanjung Adikarto pada awal Maret 2021 lalu menegaskan, perlunya pengkajian ulang terhadap kelanjutan pembangunan pelabuhan Tanjung Adikarto. “Studi yang lengkap dan komprehensif akan dilakukan Universitas Gadjah Mada (UGM). Supaya permasalahan pelabuhan Tanjung Adikarto tuntas,” kata Luhut.

krjogja.com


BERITA TERKAIT