Mudik Dilarang, Polda Jateng Dirikan 14 Titik Pos Penyekatan
KRJOGJA.COM | 12/04/2021 19:53
Mudik Dilarang, Polda Jateng Dirikan 14 Titik Pos Penyekatan
Ilustrasi Polisi Satuan Lalu Lintas. ANTARA/Adeng Bustomi

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kepolisian Daerah Jawa Tengah bakal melakukan penyekatan kepada pemudik dari luar daerah Jawa Tengah di 14 titik perbatasaan. Hal itu disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi usai gelar apel Operasi Keselamatan Candi 2021 di halaman Mapolda Jateng, Senin (12/4/2021).

Kapolda mengatakan, ada 14 titik yang akan didirikan Posko oleh Polda Jateng. Ke-14 titik tersebut berada di perbatasan masuk wilayah Jawa Tengah.

Menurutnya, 14 titik penyekatan itu untuk mencegah masuknya kendaraan pemudik dari luar Jawa Tengah dan juga untuk memberikan keselamatan kepada masyarakat di Jawa Tengah dalam menjaga kesehatan.

“Hal ini kita terapkan, jangan sampai terjadi klaster baru di Jawa tengah, serta mengacu kepada aturan pemerintah, mengenai larangan mudik di hari raya nanti,” kata Irjen Luthfi.

Ke-14 titik yang ada di perbatasan ini, di antaranya di Cirebon kota, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, dan perbatasan Jawa Timur Jawa Tengah, yaitu di wilayah kabupaten Rembang, Blora, Karanganyar, dan Sragen.

“14 posko yang didirikan ini, untuk memantau pemudik yang dari luar provinsi yang akan memasuki Jawa Tengah,” katanya.

Jenderal bintang dua itu mengatakan, Polda Jateng akan memantau setiap kendaraan plat nomor luar Jawa Tengah hingga jalur yang menjadi jalur jalur kecil yang akan dilewati para pemudik.

“Kita tidak akan kecolongan dengan kendaran pemudik. Mereka bisa lolos di Jawa Barat dan Jawa Timur, tapi di Jateng tidak akan lolos. Anggota sudah kita bekali untuk hal itu. Jadi jangan harap pemudik dapat lolos masuk di Jateng. jJka kedapatan pemudik yang nekat, kita akan suruh mereka putar balik,” ujarnya.

krjogja.com


BERITA TERKAIT