Diberlakukan Akhir Maret di DIY, Catat 6 Pelanggaran Lalu Lintas yang Bisa Kena E-Tilang
KRJOGJA.COM | 03/03/2020 09:50
Diberlakukan Akhir Maret di DIY, Catat 6 Pelanggaran Lalu Lintas yang Bisa Kena E-Tilang

SLEMAN, KRJOGJA.com – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) akan memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau ‘E-Tilang’ mulai akhir Maret 2019. Setidaknya sudah ada empat titik lokasi di Jogja yang sudah dipasang kamera canggih berbasis ‘artificial intelligence’ atau AI.

“Saat ini baru tahap sosialisasi dan rencana akan dilaunching akhir Maret,” ungkap Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus kepada KRJOGJA.com, Jumat (28/02/2020).

Menurut Kombes Made, setidaknya ada 6 jenis pelanggaran yang bisa terdeteksi dari kamera cerdas ini. Masyarakat perlu memahami pelanggaran-pelanggaran yang bisa kena ‘semprit’ kamera pengawas.

Bukan hanya kena ‘semprit’ pemilik kendaraan yang terdeteksi melakukan pelanggaran akan mendapat ‘surat tilang’ yang akan dikirimkan ke alamat sesuai dengan atas nama pemilik kendaraan.

Berikut 6 jenis pelanggaran yang bisa dideteksi kamera canggih berbasis AI ini :

1. Pelanggaran Sabuk Pengaman

Kamera pengawas bisa mendeteksi pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Saking canggihnya, kaca mobil yang berwarna gelap tidak menghalangi kamera untuk merekam kondisi pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

2. Menggunakan HP

Bagi siapa saja yang menggunakan handphone saat mengenderai kendaraan bermotor, siap-siap saja gerak-geriknya terdeteksi kamera pengawas. Menggunakan HP saat berkendara bukan hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang lain.

3. Menerobos Lampu Merah

Tidak selalu persimpangan jalan yang ada lampu lalu lintasnya dijaga oleh oleh kepolisian. Namun, itu tidak bisa menjadi alasan bagi pengendara untuk menerobos lampu merah. Ada kamera pengawas yang merekam dan membuatmu ditilang.

4. Melanggar Garis Marka

Seringkali pengendara tidak memperhatikan garis marka jalan. Nah, hati-hati karena pelanggaran jenis inipun tidak akan luput dari kamera pengawas.

5. Tidak Menggunakan Helm

Mungkin pengendera sepeda motor beralasan tidak menggunakan helm karena rumahnya atau lokasi tujuan dekat. Nah, setelah ada e-Tilang hati-hati karena kamera pengawas tidak melihat jauh dekat tujuan. Tapi yang dilihat adalah karena pengendara tidak memakai helm.

6. Overspeed

Jangan berpikir karena jalananan sepi kemudian melajukan kendaraan melebihi kecepatan yang ditentukan. Ada kamera check point yang bisa mendeteksi sebuah kendaraan yang melebihi kecepatan yang sudah ditentukan.

Kombes Made mengatakan, pemilik kendaraan bisa saja kaget saat ada pemberitahuan denda tilang. Kamera canggih itu bisa melihat gerak-gerik pengendara mobil, bahkan meskipun kaca kendaraan gelap. Kemudian secara otomatis, kamera akan mendeteksi dan mengcapture jenis pelanggaran pengendara mobil atau motor. (Ayu)

KRJOGJA.COM


BERITA TERKAIT